12 Oktober, Pemilihan Wabup Maybrat

Sorong, PbP – Sebanyak 19 Anggota DPRD Kabupaten Maybrat, dipastikan akan segera menggunakan hak suaranya untuk memilih calon wakil bupati Maybrat sisa masa jabatan 2017-2022.
Hak suara para wakil rakyat tersebut, akan disalurkan dalam Rapat Paripurna Pemilihan dan Penetapan Calon Terpilih Wabup Maybrat Sisa Masa Jabatan 2017-2022, yang akan digelar DPRD Maybrat pada Selasa, 12 Oktober 2021 ini.
Ketua Pansus Pemilihan Wakil Bupati Sisa Masa Jabatan 2017-2022 DPRD Maybrat, Thomas Aitrem, mengatakan, pelaksanaan Paripurna Pemilihan akan digelar di Kota Sorong, tepatnya di Hotel Belagri, Puncak Arfak pada pukul 10.00 WIT.
“Selaku ketua Pansus, saya dapat menyampaikan kepada masyarakat, partai politik, calon, pimpinan dan anggota DPRD hingga teman-teman di eksekutif dalam hal ini Pemda Maybrat, bahwa pelaksanaan Paripurna Pemilihan Wakil Bupati Maybrat akan digelar di Hotel Belagri Kota Sorong, pada Selasa, 12 Oktober 2021, pukul 10.00 WIT,” ujar Aitrem saat menyampaikan rilis via telephone, Kamis (7/10).
Ia mengaku, waktu pelaksanaan paripurna mengalami penundaan dari rencana awal yang dijadwalkan pada Jumat (8/10). Hal ini dikarenakan panitia harus menyesuaikan dengan jadwal Bupati Maybrat, yang saat ini masih mengikuti kegiatan di Jakarta.
“Kita harus menyesuaikan dengan jadwal pak bupati, karena bagaimanapun kehadiran beliau sangat dibutuhkan. Beliau adalah kepala daerah sehingga wajib menyaksikan secara langsung proses pemilihan, kemudian wakil bupati juga adalah pendamping bupati nantinya saat bertugas, sehingga dalam proses pemilihan ini bupati harus hadir,” kata Aitrem.
Ia menambahkan, panitia telah mempersiapkan segala sesuatu berkaitan dengan pelaksanaan paripurna tersebut. Persiapan dimaksud mulai dari tempat pelaksanaan hingga logistik yang dibutuhkan saat pemilihan, seperti surat suara, kotak suara hingga bilik suara.
Selain itu, pihaknya melalui pimpinan DPRD juga sudah menyampaikan undangan kepada 19 anggota DPRD Maybrat, yang nanti memiliki hak untuk menyalurkan suaranya dalam proses pemilihan.
“Jumlah kursi kita di DPRD Maybrat sebenarnya ada 20, hanya saja ada satu anggota dewan yang berhalangan tetap, meninggal dunia yakni saudara Yohanis Yumame dan belum ada pergantian, sehingga besok yang berhak untuk memilih adalah 19 suara,” jelas Aitrem.
Sementara, terkait calon yang akan dipilih oleh para wakil rakyat dalam paripurna tersebut, Aitrem menyebutkan sebagaimana hasil pleno yang dilakukan Pansus pada akhir September lalu, ada dua calon yang ditetapkan yakni Markus Jitmau, S.Sos dari PDI Perjuangan dan Leonardus Kore, S.Hut dari Partai Nasdem.
“Proses pemilihan akan berlangsung seperti pada proses Pemilu, siapapun yang mendapat suara terbanyak dialah yang akan ditetapkan menjadi calon terpilih,” ungkapnya sembari menambahkan usai penetapan, calon terpilih akan diajukan ke Provinsi untuk mempersiapkan pelaksanaan pelantikan.
Ia pun mengimbau kepada semua pihak yang berkepentingan, agar dapat mendukung suskesnya paripurna tersebut. Semua pihak harus bisa menjamin keamanan. Siapapun yang terpilih, dialah wakil bupati Maybrat dalam sisa waktu kedepan.
“Kami juga berharap, agar kedua kandidat dan pendukungnya bisa menunjukan sportifitas. Ini adalah semata-mata mekanisme demokrasi, namun kita di Maybrat masih ada budaya kebersamaan dan kekeluargaan, jangan sampai percaturan pemilihan ini membuat kita menjadi terpecah,” harap Aitrem.
Dicecar tentang tempat pelaksanaan paripurna, dimana panitia lebih memilih melaksanakannya di Kota Sorong ketimbang Maybrat, Aitrem menyampaikan klarifikasi bahwa panitia tidak menggelar kegiatan tersebut di Maybrat dikarenakan alasan faktor keamanan.
“Memang sampai saat ini keamaman di Maybrat masih belum terjamin. Atas dasar itulah maka kami sengaja menggelar kegiatan paripurna ini diluar wilayah administratif, yakni di Kota Sorong,” pungkasnya. [JOY]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *