47 Kampung di Raja Ampat Sudah Dialiri Listrik

Waisai, PbP – Ketersediaan listrik masuk desa/kampung atau desa teraliri listrik di Indonesia, termasuk di Kabupaten Raja Ampat murni merupakan program dari pemerintah pusat lewat Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Program ini, merupakan nawacita Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi) agar desa di seluruh Indonesia terang.

“Program ini diturunkan agar Indonesia terang, Papua terang serta Raja Ampat terang. Tapi ini tidak lepas dari koordinasi pemerintah pusat dengan daerah, serta keterlibatan pemerintah kampong,” jelas Manajer PT. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Waisai Raja Ampat, Frits N. Rahakbauw di kantornya, belum lama ini.

Frits menegaskan, program nawacita ini benar-benar visi daripada Presiden Jokowi dan PLN sebagai lembaga teknis mellakukan pengoperasian listrik di kampung-kampung. Dari 117 kampung di Raja Ampat, 47 telah dialiri listrik PLN dan 43 sudah beroperasi dan sudah digunakan warga. Untuk itu, Raja Ampat sangat beruntung.

“Kita bisa lihat sebagian kampung-kampung di Raja Ampat sudah dialiri listrik status PLN. Hal ini adalah peran pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintah kampung. Apabila dari pemerintah daerah tidak usulkan, otomatis tak dibangun karena daerah tersebut tidak terpilih,” jelas Frits.

Dia menjelaskan, usulan dan permohonan pemkab secara lisan atau tertulis ke pemerintah pusat harus dilakukan survei sampai pembangunan. Tetapi, survei dan perencanaan pembangunan pihaknya tidak punya kewenangan. Tetapi ada yang khusus yakni, UP2K (Unit Pengembangan Pembangunan Kelistrikan) sesuai data.

“Jadi, kita ULP Waisai Raja Ampat tidak punya kewenangan melakukan survei maupun untuk perencanaan pembangunan. Kami ULP Waisai pada dasarnya hanya mengoperasikan setelah semuanya sudah terbangun,” tutup Frits. [TLS-MJ]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *