Berbeda Dengan Daerah Lain, Sekolah di Tambrauw Belum Bisa Belajar Online

Tambrauw, PbP – Berbeda dengan sekolah yang ada di kota lain bisa mengakses internet dan bahkan bisa belajar secara online sesuai dengan anjuran Kemendikbud di tengah Covid-19. Sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Tambrauw bahkan tidak bisa belajar secara online karena keterbatasan dalam beberapa hal seperti jaringan internet kemudian tidak semua siswa mampu menggunakan aplikasi internet.

Kepala Sekolah SDN Bikar, Jidon Remas mengaku SDN Bikar merupakan salah satu sekolah di Kabupaten Tambrauw yang hingga saat ini belum mengaplikasikan belajar secara daring karena keterbatasan kemampuan siswa dalam menggunakan internet. “Kami justru di pedalaman belum bisa belajar secara daring karena siswa belum paham soal penggunaan aplikasi internet,” akunya kepada media ini via telepon, Rabu (20/5).

Dia mengaku di sekolah tersebut sudah tersediakan wifi namun belum bisa difungsikan secara baik karena kebanyakan anak-anak sekolah belum memiliki hp android kemudian belum memiliki pengetahuan penggunaan soal aplikasi WA, FB dan aplikasi internet lainnya.

Walaupun berada dalam kondisi tersebut bukan menjadi penghalang bagi para guru untuk terus mendidik anak didiknya. Pihaknya menggunakan cara lama yakni memberikan tugas rumah sebanyak mungkin untuk dikerjakan di rumah selama masa Covid-19 berlangsung kemudian hasil tugas tersebut di berikan kepada guru untuk dinilai.

Berbeda halnya dengan SD Inpres 09 Sausapor. Walaupun untuk sementara belum bisa melaksanakan pembelajaran via daring namun pihak sekolah tersebut tengah berupaya untuk ke depan sekolah SD Inpres 09 tersebut sudah bisa belajar online. Kepala Sekolah SD Inpres 09 Sausapor, Bonifasius Remetwa, S.Ag mengakui hal itu. Menurutnya sampai saat ini belum ada pembelajaran via daring karena ada beberapa kendala utama. Namun, pihaknya tengah berupaya untuk membeli sim kartu yang nantinya diaktifkan di setiap tablet kemudian akam dibagikan kepada seluruh siswa. “Jadi sejauh ini sesuai dengan situasi untuk pelaksanaan pembelajaran belum berjalan secara online namum pemberian tugas kepada setiap siswa sudah kita lakukan,” jelasnya menambahkan. [JVN-SF]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *