Cleaning Service Bank Papua Tewas Tertimpah Crane

Jenazah Korban di Ruang UGD RSUD Kota Waisai Sebelum Dimakamkan di Rumah Duka, Rabu (12/6). PbP/TLS

Waisai, PbP – Seorang karyawan cleaning service di kantor Bank Papua Cabang Kota Waisai Kabupaten Raja Ampat, berinisial SM, meninggal dalam kecelekaan saat bekerja, Rabu (12/6), di depan Gereja Katolik Meterdei Waisai, sekitar pukul 16:05 WIT, setelah tertimpa crane mini pengangkut mesin ATM,yang hendak menuju Kantor Kas di Perumahan 100.

Kapolres Raja Ampat, AKBP Edy Setyanto, S.IK melalui Kasat Lantas Ipda Herianto, membenarkan adanya kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban jiwa tersebut.

Kasat menjelaskan, saat itu korban dengan beberapa rekan-rekannya datang dari arah Kantor Bupati menggunakan mobil pick up Daihatsu nomor Polisi PB 8077 R, sedang membawa crane mini untuk mengangkat mesin ATM.

Dalam perjalanan menuju ke Kantor Kas Bank Papua di Perumahan 100, sambung kasat, atau tepatnya di depan Gereja Katolik, alat untuk mengangkat ATM atau crane mini yang dimuat mobil, tersangkut kabel yang melintang di jalan. Akibatnya, kata kasat, crane mini itu miring dan terjatuh menimpa korban SM di bagian kepalanya.

“Dari pengakuan supir, Ia mengumudikan mobil tidak kencang, dengan perkiraan kecepatan 30 km per jam, karena muatan yang berat. Setelah di depan Gereja Katolik, dia tak melihat kabel yang melintang di atas jalan dan mengakibatkan crane mini tersangkut. Akibatnya, alat tersebut jatuh menimpa korban pada bagian kepala,”jelas Herianto. 

Dia menambahkan, akibat kecelakaan itu kepala korban pecah dan mengeluarkan banyak darah. Untuk mendapatkan pertolongan medis, korban SM langsung dilarikan ke UGD RSUD Kota Waisai. Tapi Tuhan berkehendak lain, dimana korban tak bisa tertolong dan meninggal dunia di rumah sakit Waisai.

“Untuk tindaklanjut kasus ini, kita masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi ataupun supir pick-Up. Inilah alasan kenapa, barang yang dimuat di atas mobil jika lebih dua meter harus memakai pengawalan. Sekarang, pengemudi sudah kami tahan di Polres Raja Ampat untuk bertanggung jawab terhadap kejadian ini,”tuntasnya. [TLS-HM]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *