Demokrat Sorsel Butuh Pemimpin Yang Mumpuni

Sorong, PbP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sorong Selatan, perlu melakukan sejumlah pembenahan dalam rangka menyongsong misi besar, menjadi pemenang Pemilu pada Pemilu serentak di tahun 2024 mendatang. Demokrat Sorsel wajib mempersiapkan diri untuk bangkit dari keterpurukan demi mengembalikan marwah partai.
Sebagaimana diketahui, Demokrat pada periode 2009-2014 berhasil mendapatkan 5 kursi di DPRD Sorsel. Namun pada periode 2014-2019 Demokrat hanya mampu mendapatkan 3 kursi. Jumlah perolehan kursi milik Demokrat di DPRD Sorong Selatan kembali menyusut dan tertinggal 2 kursi pada periode 2019-2024. Trend penurunan ini tentu harus diatasi segera, agar Demokrat bisa melangkah dengan penuh keyakinan menyongsong Pemilu 2024.

Para kader Demokrat Sorsel, yang memberikan dukungan kepada Yance Salambauw, SH.,MH
Para kader Demokrat Sorsel, yang memberikan dukungan kepada Yance Salambauw, SH.,MH

Momen pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada 11 Juni 2022, bukan hanya sebuah formalitas dalam rangka memenuhi aturan main organisasi, tetapi lebih pada sebuah tonggak perubahan, yang menjadi suatu keharusan bagi insan demokrat Sorong Selatan, demi memutus mata rantai trend penurunan jumlah perolehan kursi legislatif di daerah tersebut.
Momen Muscab mestinya bisa menjadi ajang bagi insan Demokrat untuk berani mengakui diri, bawasannya hari ini Demokrat Sorong Selatan membutuhkan seorang pemimpin yang mumpuni, yang mampu mendatangkan perubahan dari hal-hal yang selama ini dianggap biasa-biasa saja menjadi luar biasa.
Pemimpin yang dimaksud adalah pemimpin yang secara nyata memenuhi kriteria dari segala aspek, yang dibutuhkan dalam rangka menggerakan roda organisasi dan mesin partai. Kemampuan manajerial, intelegensi, leadership, hingga finansial menjadi suatu keharusan yang dimiliki seorang pemimpin jika Demokrat ingin berjaya di Sorong Selatan.
Yang paling penting adalah bagaimana seorang pemimpin mampu berpikir secara visioner dan memberikan keyakinan yang pasti untuk membesarkan partai Demokrat di Sorong Selatan.
Wakil Ketua DPC Demokrat Sorsel yang juga selaku Ketua DPAC Demokrat Distrik Kais, Rizard Ginuni, menekankan dinamika perjalanan Partai Demokrat di Sorong Selatan beberapa tahun terkahir perlu disikapi secara serius. Sudah saatnya kader Demokrat membuka diri dan berpikir bijak untuk menentukan siapa figur yang layak menahkodai Partai Demokrat di Tanah Tehit.
Dari tiga calon yang diusulkan dalam Muscab 11 Juni 2022 di Hotel Panorama Kota Sorong, Ginuni menilai Yance Salambauw, SH.,MH menjadi satu-satunya calon yang sangat layak untuk segera ditunjuk menjadi ketua DPC Demokrat Sorong Selatan. Hal ini dikarenakan ia melihat sosok Yance menjadi satu-satunya figur dengan paket komplit, yang memenuhi segala kriteria yang dibutuhkan dalam rangka membesarkan Partai Demokrat di Kabupaten Sorong Selatan.
Dari sisi manajerial dan intelegensi Yance Salambauw sangat mumpuni, ia adalah seorang lawyer terkenal yang barang tentu sudah makan garam dalam menenej serta menganalisa suatu persoalan. Kemudian dari sisi leadership, sosok Yance diyakini mampu merangkul semua kader serta simpatisan di Sorong Selatan.
“”Orang yang jadi pemimpin itu harus orang yang punya kemampuan lebih, yang memenuhi semua kriteria yang dibutuhan. Apalagi ini bicara partai politik yang penuh dengan intrik dan dinamika, kita butuh orang yang memang punya kemampuan intelegensi dan manajerial yang mampu menganalisa juga merancang strategi politik yang mumpuni,” ujar Ginuni, saat diwawancarai Papua barat Pos, belum lama ini.
Lebih jauh ia menambahkan, dalam rangka menggerakkan roda organiasi sekelas partai politik, tidak terlepas dari kemampuan finansial seorang pemimpin. Bukan rahasia lagi, jika cost politik sangat mahal, apalagi dengan karakteristik sosial budaya serta letak geografis seperti di Sorong Selatan, tentu membutuhkan pasokan finansial yang cukup.
“Kita tidak perlu malu untuk mengakui bahwa memang biaya politik itu sangat mahal, aspek finansial menjadi syarat penentu maju dan tidaknya, besar dan tidaknya sebuah partai politik. Nah, dari aspek ini kami melihat Pak Yance sangat layak,” ucap Ginuni.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua III DPC Demokrat Sorsel yang juga selaku Ketua DPAC Demokrat Distrik Konda Wehelmus Simat, yang menilai dari sisi penerimaan masyarakat sosok Yance Salambauw sangat dicintai masyarakat Sorsel. Hal ini terbukti pada pelaksanaan Pilkada Sorsel 2019 lalu, Yance mendapatkan suara yang cukup signifikan, meski hanya maju melalui jalur independen.
“Beliau (Yance) juga merupakan anak adat Sorong Selatan, yang sudah pasti sangat diterima bahkan dicintai oleh kader Demokrat beserta simpatisan dan seluruh masyarakat Sorong Selatan. Ini menjadi poin penting yang bisa menjadi efek domino dalam membesarkan Partai Demokrat di Sorong Selatan,” kata Simat.
Nada dukungan juga datang dari Ketua DPAC Demokrat Distrik Kokoda Utara, Jordan Kabes, yang menyebut sosok Yance Salambauw sebagai pendatang baru tidak perlu mendapat tempat untuk diperdebatkan. Hal ini dikarenakan dalam catatan sejarah Demokrat Sorsel perna dipimpin oleh orang bukan kader tulen Demokrat yakni Rico Sia. Namun, fakta membuktikan Rico Sia berhasil membawa Demokrat berjaya dimasanya.
“Tidak penting siapa yang duluan atau belakangan, yang paling penting siapa yang punya niat utuh, mau bekerja secara total untuk partai, dan yang paling penting siapa yang mau bekerja murni untuk partai, bukan hanya untuk kepentingan dirinya sendiri,” tukas Jordan Kabes.
Ia juga mengajak kader Demokrat Sorsel untuk dapat mengesampingkan hal-hal remeh-temeh, apalagi yang berbau kepentingan dan ego pribadi. Kader demokrat harus mampu menatap masa depan secara global, mengutamakan kepentingan partai secarah utuh, sehingga Demokrat bisa maju dan berkembang.
“Kita tidak bisa lagi hanya duduk dan menghayal, sudah saatnya kita wujudkan mimpi yang ingin kita raih selama ini. Partai ini besar kalau kita punya keterwakilan yang signifikan di DPRD, kemudian kita juga masuk dalam sistem di birokrasi, bila perlu kader kita yang nanti jadi kepala daerah. Nah, hari ini kita punya peluang itu melalui sosok Pak Yance Salambauw, kenapa kita tidak tangkap peluang besar ini hanya karena kita terjebak dalam pemikiran sempit yang ingin memenuhi nafsu ego kita,” pungkasnya.
Sementara, salah satu tim pemenangan Yance Salambauw, Agustinus K. Momot yang diwawancarai di tempat berbeda mengaku, proses pendaftaran bakal calon ketua DPC Demokrat Sorong Selatan adalah terbuka untuk umum. Hal inilah yang mendorong Yance Salambauw ingin mendaftarkan diri. Dalam perjalanannya, Yance Salambauw bersama tim telah memenuhi semua persyaratan yang disampaikan oleh tim seleksi.
Mulai dari biodata, Pas Foto, surat pernyataan tidak terlibat KLB Deli Serdang, Surat Status Kantor DPC, surat keterangan domisili kantor DPC, Struktur Kepengurusan DPC, lampiran KTP dan KTA kepengurusan DPC, visi dan misi calon ketua DPC hingga soft copy KTP dan KTA pendukung calon ketua DPC.
Yance Salambauw juga telah memenuhi 20 persen dukungan dari pengurus tingkat DPAC, yang menjadi salah satu syarat saat pelaksaan Pleno di Hotel Panorama 11 Juni 2022.
“Semua tahapan kami lalui dengan tunduk pada aturan yang ada, kami juga sudah memenuhi semua persyaratan administrasi yang diminta oleh panitia. Kami juga memenuhi syarat dukungan pengurus, minimal 20 persen yang diajukan panitia. Dimana untuk syarat dukungan ini, kami bahkan mencapai lebih dari 30 persen. Selain itu, kami juga telah menyanggupi sejumlah persyaratan lain yang diminta panitia,” kata Agus Momot.
Melihat dari perjalanan proses rekrutmen bakal calon hingga ditetapkan sebagai calon ketua DPC Demokrat Sorong Selatan, Agus meyakini bahwa Yance Salambauw akan ditetapkan sebagai Ketua terpilih DPC Demokrat Sorong Selatan Periode 2022-2027. Namun demikian, ia tetap menghargai segala pertimbangan dan keputusan pengurus DPP Demokrat di Jakarta, siapapun yang terpilih merupakan figur terbaik.
“Kita memiliki keyakinan penuh kita yang akan dipilih, karena memang kita punya niat yang baik dan kita memiliki semua aspek yang dibutuhkan partai. Namun kita tetap menghargai keputusan partai, apapun yang diputuskan itu yang terbaik,” ungkapnya sembari mengimbau insan Demokrat Sorong Selatan untuk tetap solid dan meninggalkan dinamika yang ada demi menatap masa depan yang lebih baik.
Sebagaimana diketahui, Muscab Partai Demokrat Sorong Selatan digelar di Hotel Panorama Kota Sorong, Sabtu (11/6/2022), diikuti oleh pengurus dari 15 Pimpinan Anak Cabang (PAC ) Partai Demokrat yang ada di Kabupaten Sorong Selatan dan para simpatisan.
Melalui Muscab tersebut telah ditetapkan tiga calon Ketua DPC Partai Demokrat Sorong Selatan Masa Bakti 2022-2027, yakni Salomina Salamuk, Elisabet Aifufu dan Yance Salambauw. Sesuai aturan main organisasi untuk penentuan ketua definitif, Panitia Muscab akan mengusulkan ke provinsi dan selanjutnya ditentukan oleh Tim lima dari DPP pusat di Jakarta. [JOY]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *