Dinas Pendidikan Gelar Sosialisasi Simpel buat Pelajar

Kumurkek, PbP – Menindaklanjuti rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat melakukan penandatanganan nota kesepamahaman bersama Bank Papua Cabang Teminabuan terkait simpanan pelajar (Simpel)  bagi 3.903 murid Sekolah Dasar dan 1.180 siswa SMP dilakukan sosialisasi.  Kegiatan sosialisasi itu, dibuka oleh Sekda Maybrat, Jhoni Wai, S.Hut, M.Si mewakili Bupati Maybrat yang dihadiri kepala sekolah SMP dan kepala sekolah SD di Aula pertemuan Setda Maybrat Selasa, (17/11).

Sekda mengatakan kegiatan seperti ini, sangat penting, maka diikuti secara baik, dan hal yang belum dimengerti bisa ditanya. “Misalnya sistem perbankan yang belum kita tau perlu tanya, dan kebijakan yang dilakukan pemerintah Maybrat merupakan upaya membangun siswa siswi di usia dini untuk giat menabung untuk masa depan khususnya dunia pendidikan,”singkatnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu, S.Sos, M.Si mengutarakan program Simpel ini merupakan kebijakan dari dinas pendidikan Maybrat sesuai visi dan misi bupati dan wakil bupati Maybrat periode 2017-2022. “Kebijakan ini sebenarnya dilakukan di tahun anggaran 2020, tetapi karena Pandemi Covid-19 sehingga implementasinya dilakukan saat ini,”ujarnya usai kegiatan sosialisasi.

Menurut Kadis Pendidikan, data base itu sudah lengkap, berdasarkan data secara nasional yang disingkrong melalui data Dapodik sekolah yang sudah terkafer di Dirjen Dikdasmen. “Ini bupati punya kegiatan. Bupati melihat kita orang Maybrat ketika dapat uang langsung kasih habis, sehingga bupati beri kebijakan setiap siswa SD dan SMP di Maybrat mendapat Simpel, supaya anak-anak kita ada minat menabung sejak usia dini,”terang dia.

Ditanya terkait saldo awal kata dia, untuk SD Saldo awal itu sebesar Rp, 7.50.000, sedangkan SMP sebesar Rp, 1.000.000. Selanjutnya Kornelius mengakui sejak sosialisasi dibeberapa wilayah ini, banyak pertanyaan dari bunda PAUD dan TK terkait Simpel itu sebaiknya  dari PAUD dan TK. “Sebenarnya begitu, tetapi pihaknya mendapat arahan dari bupati pada 3 April 2020 lalu, untuk melakukan pendataan di SD dan SMP untuk Simpel itu,”akunya.

Dirinya berharap proses penandatangan nota kesepemahaman antara Pemkab Maybrat dan Bank Papua sudah jalan, tetapi ada ketentuan yang terikat disitu. Simpel ini tidak memiliki SMS Banking, dan sistem lainya hanya kepentingan pendidikan. “Kita selamatkan generasi emas anak-anak Papua khususnya SDM orang Maybrat. Jadi data base kita masukan ke bank Papua setelah itu keluar buku tabungan dan ATM dan akan dilakukan launching oleh bupati dan menyerahkan itu ke siswa siswi yang ada,”tuturnya. [CR24-SF]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *