Dinilai Mumpuni, Aliansi Masyarakat Nusantara Dukung Prof. Agustinus Fatem Jadi Plt Gubernur PB

Sorong, PbP – Masyarakat Papua Barat saat ini tengah diramaikan dengan isu tentang masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat, yang akan berakhir dalam waktu dekat ini.
Ruang publik kini dipenuhi dengan perbincangan, terkait siapa yang akan ditunjuk oleh pemerintah untuk memegang tongkat estafet kepemimpinan, sebagai pelaksana tugas (Plt) sementara, sembari menanti kepala daerah defenitif hasil Pemilu 2024 mendatang.

Aliansi Masyarakat Nusantara di Kota Sorong, saat menyampaikan keterangan pers. FOTO/JOY
Aliansi Masyarakat Nusantara di Kota Sorong, saat menyampaikan keterangan pers. FOTO/JOY

Antusiasme masyarakat begitu tinggi menyambut salah satu tahapan dalam sistem pesta demokrasi di Indonesia itu. Hal ini terbukti dengan munculnya sejumlah figur yang didorong langsung oleh masyarakat akar rumput, untuk menuduki kursi 01 Papua Barat sebagai pelaksana tugas.
Salah satu nama yang belakangan santer di kalangan masyarakat Papua Barat adalah Prof. Dr. Drs. Agustinus Fatem, MT. Masyarakat begitu mendambahkan figur yang satu ini, sehingga tak pelak suara dukungan dari berbagai kalangan muncul bak jamur di musim hujan. Dukungan demi dukungan mengalir dari banyak pihak, demi mendorong Agustinus Fatem menjadi Plt Gubernur di Papua Barat.
Selain tokoh adat dan tokoh masyarakat asli Papua, dukungan kepada Prof. Dr. Drs. Agustinus Fatem, MT juga datang dari warga perantauan yang ada di Papua Barat. Mereka adalah Aliansi Masyarakat Nusantara Lintas Suku di Kota Sorong.
Perwakilan Aliansi Masyarakat Nusantara Lintas Suku di Kota Sorong, Umi kepada Papua barat Pos menyebutkan, pihaknya bersama seluruh masyarakat nusantara yang ada di Kota Sorong, menginginkan agar sosok pelaksana tugas gubernur Papua Barat harus berasal dari anak-anak asli Papua Barat, yang telah menunjukan dedikasi dan loyalitas kepada bangsa dan negara, juga yang teruji memiliki kemampuan baik secara intelektualitas maupun dalam hal moral dan kepemimpinan (leadership).
Ia juga menekankan, pemerintah harus jeli melihat persoalan di tanah Papua termasuk Papua Barat dari kacamata Papua sendiri. Masyarakat Papua hari ini, sangat merindukan sosok yang berasal dari akar rumput yang merakyat dan terpatri dalam hati masyarakat.
Pihaknya, lanjut dia, sangat tidak menghendaki jabatan Plt Gubernur Papua Barat berasal dari kalangan aparat baik TNI maupun Polri, sabagaimana wacana yang disampaikan Mendagri Tito Karnavian, beberapa waktu lalu.
“Perlu kami sampaikan, bahwa kami menolak adanya wacana Plt Gubernur Papua Barat diisi oleh figur dengan latar belakang TNI Polri. Kami menghendaki Plt Gubernur Papua Barat berasal dari kalangan sipil,” ujar Umi, didampingi sejumlah perwakilan masyarakat Nusantara, saat diwawancarai awak media ini di Kota Sorong, Selasa (19/4).
Umi mengaku pihaknya menolak unsur TNI Polri yang menempati posisi sebagai Plt Gubernur karena sangat tidak sesuai dengan Tupoksinya.
“Biarkan mereka (TNI Polri) tetap ada dalam koridor mereka sebagai penjaga kedaualatan NKRI serta menjaga keamaman dan penegakan hukum. Jadi tidak perlu masuk sampai ke birokrasi apalagi menjadi Plt Gubernur,” tegas Umi.
Ia juga mengingatkan pemerintah bahwa, hari ini TNI Polri masih memiliki tugas berat di tanah Papua dan Papua Barat, khususnya dalam hal memenangkan hati masyarakat, karena seperti yang diketahui bersama, banyak terjadi gesekan antara masyarakat akar rumput dengan TNI Polri di tanah Papua.
“Dari cerita masa lalu, sampai dengan realita saat ini, TNI Polri belum mendapat tempat yang spesial di hati masyarakat, khususnya bagi masyarakat asli Papua,” kata Umi.
Justru, sambung dia, masyarakat sangat mendukung apabila pemimpin mereka berasal dari kalangan sipil termasuk ASN. Apalagi, lanjut dia, pemimpin yang ditunjuk merupakan putra asli Papua, yang sudah barang tentu paham dan mengerti keinginan masyarakat.
Dari sejumlah tokoh Papua yang ada, ia menyebut Prof. Dr. Drs. Agustinus Fatem, MT merupakan sosok yang tepat untuk menduduki jabatan sebagai Plt Gubernur Papua Barat. Selain memiliki kemampuan intelektualitas yang bagus serta manajemen birokrasi yang sudah teruji, Prof. Dr. Drs. Agustinus Fatem juga merupakan putra asli Papua Barat yang saat ini dipercayakan oleh pemerintah pusat untuk menduduki salah satu jabatan penting di Kemepan RB sebagai Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara.

Prof. Dr. Drs. Agustinus Fatem, MT
Prof. Dr. Drs. Agustinus Fatem, MT

“Ini adalah prestasi yang sangat luar biasa yang patut mendapat apresiasi dari semua pihak. Tidak banyak anak-anak Papua yang bisa dipercayakan menduduki jabatan penting di Jakarta. Tentu hal itu dikarenakan Prof. Dr. Drs. Agustinus Fatem, MT memiliki kemampuan intelektual serta integritas yang baik,” sebut Umi.
Dengan demikian, ia mendorong agar mantan Dekan Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura itu bisa dipercayakan untuk memberikan pelayanan yang lebih konkrit lagi kepada masyarakat Papua Barat, dengan cara ditunjuk sebagai Plt. Gubernur Papua Barat.
“Harapan kami pemerintah pusat bisa melihat apa yang menjadi aspirasi masyarakat akar rumput saat ini. Kami punya anak-anak Papua yang punya kemampuan mumpuni, tinggal diberikan sedikit kewenangan saja, maka sudah pasti dia akan berkarya lebih nyata lagi bagi masyarakat Papua Barat,” ungkapnya.
Lebih jauh ia menyampaikan, kehadiran pemimpin dari unsur sipil tentu akan lebih mudah menjalin koordinasi baik dengan stakeholder maupun dengan masyarakat akar rumput.
“Yang paling penting bagaimana menjalin komunikasi dengan masyarakat akar rumput. Makanya kita butuh pemimpin yang memang berasal dari akar rumput dan memang merakyat seperti Prof Agustinus Fatem,” ucap dia sembari berharap Pemerintah pusat melalui Kemendagri bisa merespon apa yang menjadi aspirasi masyarakat tersebut. [JOY]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *