Dispen Tambrauw Gelar Uji Kompetensi PPPK Guru

Tampak para peserta tengah serius mengerjakan soal ujian kompetensi penerimaan PPPK. Foto/jvn

Tambrauw, PbP- Pemerintah Kabupaten Tambrauw melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tambrauw telah membuka uji kompetensi pemerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dengan peserta seleksi berasal dari para guru honor dan kontrak yang mengabdi di Kabupaten Tambrauw, Senin (13/9) di SMPN 1 Fef.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tambrauw, Yoseph Yewen mengatakan ujian seleksi penerimaan PPPK di Kabupaten Tambrauw telah dilaksanakan selama dua hari berturut-turut yakni pada tanggal 13-14 September kemarin.

Peserta uji seleksi PPPK sedang serius mengerjakan soal secara online. Foto/jvn

Menurutnya, ujian seleksi ini dilaksanakan secara online karena fasilitas penunjang kegiatan tersebut sudah disiapkan. Kemudian soal kelulusan ditentukan oleh Pusat berdasarkan nilai tertinggi sesuai dengan ketentuan Pusat.

“Jadi untuk kelulusan peserta, Pusat yang tentukan berdasarkan nilai tertinggi sesuai ketentuan Pusat. Jadi peserta juga ketika selesai ujian sudah bisa melihat hasilnya sendiri apakah sudah mencapai target kelulusan atau tidak karena itu akan menjadi patokan Pusat untuk menentukan kelulusan,” jelasnya kepada media ini via telepon, Rabu (15/9).

Dikatakannya, bagi peserta yang nantinya tidak lulus, masih ada kesempatan untuk mengikuti ujian seleksi pada gelombang berikut. Jika pada gelombang berikut tidak berhasil, masih punya kesempatan lagi untuk ikut tes lagi sampai berhasil lulus.

Para peserta ujian seleksi PPPK berbaris sebelum masuk ke ruang ujian. Foto/jvn

Diakui bahwa kuantitas guru PNS di Kabupaten Tambrauw sangat terbatas. Sehingga atas dasar kebijakan pemerintah daerah menerima guru kontrak dan guru bantu sebanyak 334 guru. Untuk meningkatkan kuantitas guru dalam rangka membantu perkembangan kualitas pendidikan di Kabupaten Tambrauw, maka pemerintah daerah membuka peluang bagi para guru kontrak dan bantu untuk mengikuti program PPPK.

“Supaya mereka bisa dibiayai Pemerintah Pusat dan membantu peningkatan mutu pendidikan melalui pemantapan tenaga guru,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Seleksi Penerimaan PPPK Guru, Teguh Haryanto menambahkan peserta seleksi PPPK pada tahap pertana ini sebanyak 84 orang. Namun, katanya pada tes tahap pertama ini ada 10 peserta yang tidak ikut tes karena berhalangan.

“10 orang yang tidak ikut ujian seleksi pada gelombang I ini, kita akan mengajukan untuk mengikuti pada gelombang 2 pada bulan Oktober mendatang. Pada gelombang kedua ini adalah ujian seleksi bagi guru-guru yang mengajar di sekolah swasta ditambah dengan 10 guru yang tidak ikut pada seleksi tahap I,” tambahnya.

Karena itu dia berharap kiranya peserta seleksi PPPK ini bisa menyelesaikan soal dengan tepat dan baik sehinga nantinya terakomodir di dalam penetuan kelulusan. [Jvn].

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *