DPRD Komisi I Bertandang ke Polda Papua Barat

Komisi I DPRD Tambrauw pose bersama Wakapolda Papua Barat usai melakukan tatap muka.

Tambrauw, PbP- Menindaklanjuti desakan masyarakat Tambrauw terkait sejumlah anak mereka yang tidak berhasil lolos dalam seleksi calon siswa bintara noken Polri, DPRD Tambrauw melalui Komisi I bertandang ke Polda Papua Barat, Kamis (17/6).

Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Tambrauw, David Sedik yang didampingi anggota komisi disambut hangat oleh Wakapolda Papua Barat, Brigjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin di ruang kerjanya.

David Sedik menjelaskan dalam pertemuan yang berlangsung dalam durasi waktu kurang lebih 30 menit itu, disebutkan bahwa dari jumlah 115 orang calon siswa bintara noken Polri asal Kabupaten Tambrauw, yang berhasil lolos dan masuk untuk mengikuti tahap selanjutnya hanya 72 orang.

“Dari 72 orang ini, kami memohon kepada Kapolda agar tolong mengawal ini. Karena mereka ini benar-benar anak-anak asli Tambrauw dan jika nantinya lolos mereka bisa kembali bertugas di daerah Tambrauw karena Tambrauw masih kosong. Dan sementara akan dipersiapkan pembangunan Polres di Tambrauw. Jadi kita berharap mereka inilah yang nantinya kembali untuk mengabdi di Tambrauw,” jelasnya kepada media ini via telepon, Kamis (17/6).

Sementara itu, lanjutnya calon bintara noken Polri asal Tambrauw yang tidak lolos dalam seleksi itu lebih berkaitan dengan alasan kesehatan. Sehingga, katanya DPRD tidak bisa memaksakan Polda untuk meloloskan mereka yang tidak berhasil.

“Dan kita sudah cek data ternyata masalahnya di kesehatan. Dan berkaitan dengan masalah kesehatan, Polda tidak bisa bantu karena rekomendasi dokter mengatakan seperti itu jadi memang tidak bisa dibantu,” bebernya.

Dia menambahkan, sepanjang para calon dari Tambrauw yang sudah dinyatakan tidak lolos ini sebelumnya memenuhi seluruh persyaratan tentu ada peluang untuk kemudian diakomodir secara baik oleh Polda Papua Barat. [Jvn].

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *