Dua Begal Sadis di Kota Sorong Ditembak Polisi

Sorong, PbP – Dua dari enam pelaku begal di seputaran Taman  DEO Kota Sorong, yakni Ro dan Yo, yang belakangan ini membuat heboh, karena membegal pasangan suami istri dan melukai seorang pengendara, akhirnya berhasil diringkus polisi.

Ketika hendak ditangkap polisi, kedua pelaku begal ini berupaya melawan dan melarikan diri, sehingga polisi harus menghadiahi masing-masing dari mereka timah panas di bagian kaki.

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Syarifur Rahman dalam press releasenya di Mapolres Sorong Kota, Kamis (16/1) menjelaskan, keduanya ditangkap setelah pihaknya melakukan pengembangan terhadap kasus yang mengakibatkan korban babak belur dan berlumuran darah. 

Setelah mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku, jelas kasat, pihaknya kemudian melakukan penggrebekan di rumah para pelaku, yang beralamat di Jalan Bangau 1, Kompleks Aspen, Kota Sorong, Rabu (15/1).

Di sana, ungkap kasat, mereka berhasil menemukan Ro dan Yo di rumah mereka masing-masing. Namun kata kasat, saat hendak ditangkap, Ro dan Yo sempat berupaya melarikan diri. Situasi tersebut menurut kasat memaksa anggotanya untuk mengambil tindakan tegas, tepat dan terukur. 

“Saat hendak kita tangkap, pelaku sempat berupaya melarikan diri, makanya anggota kota langsung mengambil tindakan tegas, tepat dan terukur. Tindakan yang kita ambil memang diarahkan ke daerah yang tidak mematikan, karena tujuannya hanya untuk melumpuhkan saja,”jelas kasat sembari menambahkan, pelaku atas nama Yo juga memiliki rekam jejak sebagai pelaku pencurian disertai pemberatan, dengan barang bukti 16 buah laptop.

Untuk peran, lanjut kasat, Yo dan Ro adalah orang yang menganiaya Ramijan dan membawa lari motor Honda Supra milik korban. 

Lanjutnya, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap 4 nama yang ikut membegal Ramijan, serta sepasang suami istri.

“Empat pelaku yang tidak bisa saya sebutkan namanya ini statusnya sudah DPO dan sedang kita kejar. Semoga dapat kita tangkap secepat mungkin,”tuntas kasat.

Sebelumnya, sepasang suami istri, Saeri dan Sutrimi, serta seorang pria paruh baya bernama Ramijan, ditemukan babak belur usai dianiaya oleh sejumlah begal di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di samping Taman Domine Eduard Osok (DEO), Minggu (12/1). Ramijan harus bersimbah darah, akibat dibacok oleh salah satu pelaku di bagian wajah. [GPS-HM]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *