Fraksi Gerakan Amanat Sejahtera Sebut Direktur BUMD Tak Mampu

Waisai, PbP – Fraksi Gerakan Amanat Sejahtera DPRD Kabupaten Raja Ampat, leparkan kritikan yang cukup pedas terhadap Badan Usaha Milik Daerah PT. Raja Ampat Enterprise (BUMD-RAE) yang beralamat di Waisai. Fraksi menilai BUMD sudah tidak mampu mengelola anggaran untuk menghasilkan deviden berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap pemerintah.

“Kita minta kepada bupati agar segera evaluasi juga merepitalisasi manajemen BUMD PT. RAE karena sudah tak sesuai UU No. 23 tahun 2014 sama, Peraturan Pemerintah (PP) No. 54 tahun 2017 tentang BUMD”, ujar Jubir Fraksi Gerakan Amanat Sejahtera, Ismail Saraka dalam sidang penyampaian pandangan fraksi terhadap LKPj bupati tahun 2019, Selasa (14/7/20).

Bukan saja menyoroti BUMD secara global tapi fraksi gerakan amanat sejahtera dari gabungan tiga partai inipun kritik kinerja direktur terkesan tak mampu untuk mengelola dan merawat aset – aset BUMD dalam menghasilkan PAD. Bahkan ada aset BUMD yaitu, kapal kayu telah berubah menjadi kapal selam atau menjadi satu tempat rumah ikan karena sudah tenggelam.

“Kita juga minta agar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) segera tindaklanjuti ijin PT. Yellu Mutiara, sebab sudah mati. Tak hanya itu, semboyan “Gempar Emas”, fraksi kami nilai belum optimal, dimana penataan pedagang kecil dan pasar tradisional masih sembraut. Untuk itu, dinas terkait segera direlokasikan ke pasar baru,” cetusnya.

Bukan hanya Fraksi Gerakan Amanat Sejahtera, namun Fraksi Demokrat juga mengkritik kinerja daripada BUMD tersebut. Dimana, kritikan ini di lempar buka saja kepada BUMD PT. RAE, tetapi juga kepada BUMD PT. Makmur Madani jaman pemerintahan yang lama. Dari Fraksi Demokrat minta untuk segera mengembalikan modal dan deviden sesuai perjanjian sebelumnya.

“Kami minta bupati untuk segera mengevaluasi BUMD baru dan meminta pertanggungjawaban BUMD lama dan segera mengembalikan modal serta deviden sesuai perjanjian awal. Kamipun minta alokasi Otsus agar dipergunakan tepat sasaran lewat program, serta dapat dirasakan langsung oleh masyarakat khususnya OAP”, beber Jubir fraksi demokrat, Muh. Taufik Sarasa, ST. [TLS-SF]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *