Isu Maju Pilkada PBD, Bupati Asmat: Belum Waktunya Bicara Pilkada 

Sorong, PbP – Bupati Asmat, Provinsi Papua Selatan, Elisa Kambu hadir di Kota Sorong, dan Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya (PBD) dari tanggal 3 -7 Januari 2023. Kehadirannya bukan untuk tujuan politik menuju Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan langsung Bupati Elisa Kambu menjawab pertanyaan wartawan soal isu dirinya akan maju dalam bursa pencalonan Gubernur Provinsi PBD tahun 2024 mendatang saat ditemui di Bandar Udara (Bandara) Domeni Eduard Osok (DEO) Kota Sorong, Sabtu (7/1/2023) sebelum bertolak kembali ke Kabupaten Asmat.

Elisa Kambu, Bupati Asmat, Provinsi Papua Selatan saat ditemui di Bandara DEO Kota Sorong, Provinsi PBD, Sabtu (7/1/2023)
Elisa Kambu, Bupati Asmat, Provinsi Papua Selatan saat ditemui di Bandara DEO Kota Sorong, Provinsi PBD, Sabtu (7/1/2023)

“Kehadiran saya di Sorong ini pertama, untuk menghadiri undangan dari  orang Maybrat. Pertemuannya tanggal 3 Januari 2023 di Kambuaya, Kabupaten Maybrat. Jadi saya tinggalkan Asmat menuju ke Sorong tanggal 2 Januari. Saya sampai di Sorong dan langsung menuju Kabupaten Maybrat, ” kata Elisa Kambu memulai penyampaiannya.

Yang kedua dirinya ditunjuk sebagai Ketua Panitia Kongres Gereja Baptis Anugrah Indonesia ke 6 yang rencananya dilaksanakan tanggal 15 – 20 Juli 2023 di Kota Sorong. “Ya, orang bilang sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Jadi saya manfaatkan kesempatan ini juga untuk rapat dengan panitia kongres. Puji Tuhan rapat kita laksanakan tanggal 5 Januari, ” kata Elisa Kambu.

Yang ketiga dirinya diundang sebagai orang tua dari keluarga yang menikah untuk memberikan sepatah dua kata dalam acara resepsi. “Saya diminta sebagai orang tua untuk memberikan sepatah dua kata ucapan terima kasih pada resepsi pemberkatan nikah yang dilaksanakan tanggal 5 Januari di Gedung J. A Yumame Kampus STIE Bukit Zaitun Kota Sorong, ” tutur Elisa Kambu menerangkan.

Yang berikutnya ada kegiatan lepas sambut dari Keluarga Besar Bukit Barisan yang dilaksanakan di Gedung Aula Batalyon 762 /VYS di Kilometer 11 Kota Sorong. “Kira – kira begitu tujuan kehadiran saya disini, ” Elisa Kambu menyampaikan.

Sebagai anak dari Provinsi PBD, Elisa Kambu katakan bersyukur pada Tuhan Yang Kuasa karena telah mendengar kerinduan orang Papua Barat Daya. “Perjuangan untuk mewujudkan hadirnya Provinsi PBD sudah hampir 20 tahun. Dan patut pula kita ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini bapak Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang telah sepakat menetapkan Rancangan Undang-Undang Provinsi PBD menjadi Undang-Undang. Selanjutnya disetujui oleh Presiden dan ditindaklanjuti dengan peresmian yang ditandai dengan pelantikan Penjabat Gubernur Provinsi PBD,” papar Elisa Kambu.

Sebagai alumni SMA 314 atau yang lebih dikenal SMA Negeri 1 Kota Sorong tahun 1987 , Elisa Kambu katakan kalau teman – teman wartawan lihat dirinya termasuk salah satu yang turut memasang baliho ucapan selamat datang buat Provinsi Papua Barat Daya dengan ibu kota di Kota Sorong. “Provinsi ini adalah berkat Tuhan. Jadi kami minta kepada seluruh warga Provinsi Papua Barat Daya. Untuk mendukung penuh Penjabat Gubernur PBD dalam rangka menyiapkan hal – hal yang berkaitan dengan penugasan yang diberikan oleh Negara kepada Pejabat Gubernur. Terutama beberapa tugas pokok yang harus dilaksanakan kurang lebih ada 7 atau 8 tugas pokok yang harus dilaksanakan, “terang Elisa Kambu.

Bupati Asmat 2 periode ini, lantas merincikan tugas pokok apa saja yang harus dilakukan oleh Penjabat Gubernur sesuai tugas dari negara. Di antaranya tentu saja menyiapkan perangkat daerah, menyiapkan peraturan daerah dan peraturan gubernur yang berkaitan dengan penyiapan tim seleksi penyelenggara pemilu, penyelenggara seleksi Majelis Rakyat Papua (MRP). Kemudian tim seleksi DPR Provinsi Perwakilan dari unsur adat atau jalur pengangkatan serta persiapan penyelenggara pemilu itu sendiri.

Disamping itu Penjabat Gubernur juga ditugaskan untuk menyiapkan infrastruktur yang berkaitan dengan perkantoran. “Kalau kita lihat di PBD ini persiapan tentu saja penyiapan lokasi , bagaimana status tanah itu, bagaimana pula dengan adat. Ini tentu harus didiskusikan baik oleh pemerintah dan masyarakat adat. Kalau sudah disiapkan tentu akan Penjabat Gubernur akan melakukan ekspansi pembangunan yang terkait dengan penyiapan infrastruktur, ” ujar Elisa Kambu menerangkan.

Dikatakan oleh Elisa Kambu tujuan kehadiran 4 daerah otonom baru di Tanah Papua harus lah dilihat secara positif. Dengan kita berkeyakinan bahwa ini akan membantu percepatan, pemerataan pembangunan di Tanah Papua.

Kemudian kehadiran Provinsi baru di Tanah Papua akan berdampak pula pada pemberian pembiayaan oleh pemerintah pusat. “Kita harap semua orang Papua Asli harus menyambut ini dengan baik dan juga harus berusaha untuk bisa mengambil bagian secara aktif dalam membangun Tanah Papua ini melalui berbagai kesempatan baik di politik, birokrat, dunia usaha. Saya pikir peluang itu akan lebih banyak dicapai. Dan yang paling penting tidak boleh terlena dengan tidak berjuang dan berusaha meningkatkan kapasitas. Kalau mau menunggu menikmati saja tanpa usaha meningkatkan kapasitas tidak boleh, “Elisa Kambu menjelaskan.

Berbicara soal isu atau ajakan agar dirinya maju di Pemilihan Gubernur Provinsi PBD, Elisa Kambu katakan pemilu ini masih lama dan belum waktunya untuk berbicara soal itu.

” Pertama pemilu ini masih lama, belum waktu untuk kita bicara itu, “ucapnya meluruskan isu yang muncul.

Yang kedua , Elisa Kambu sampaikan dirinya sebagai orang partai tentu berkomitmen atas keputusan partai. Apalagi dirinya adalah kader Partai PDI Perjuangan.

” Saya dari PDI Perjuangan. Kami orang PDI Perjuangan ini selalu siap menerima penugasan dari Ibu Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. Ditugaskan kemana saja siap, tidak mendapatkan penugasan wajib mendukung yang ditugaskan. Jadi kita tidak bisa mendahului itu, “kata Bupati Asmat ini sebagai bentuk sikap politiknya.

Disinggung apabila Ketua Umum PDI Perjuangan menugaskan untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Provinsi PBD, Elisa Kambu secara tegas menyampaikan belum waktu untuk dirinya bisa berbicara soal penugasan tersebut. Sebab saat ini secara tersirat dirinya telah mendapatkan penugasan dari DPP PDI Perjuangan menjadi ketua tim Pemenangan Pemilu serentak di Provinsi Papua Selatan.

“Saya saat ini mendapatkan penugasan sebagai ketua tim pemenangan Pemilu di Papua Selatan. Saya ada fokus di sana. Kalau soal Pemilukada nanti kita tunggu ada waktunya. Dan untuk menentukan itu adalah hak Prerogatif ibu Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, jadi kita tidak bisa mendahului, ” kata Elisa Kambu mempertegas. [EYESF]

 

 

 

 

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *