Juara II Kejurnas Drag Bike Papua Barat Terima Hadiah Amplop Kosong

 

114 pembalap dari berbagai Provinsi, adu cepat dalam Kejuaraan Nasional Drag Bike Region 5 dan 6 putaran V Papua Barat 2022. Yang digelar di Kabupaten Sorong sejak tanggal 28 Oktober di tutup secara resmi, Minggu (30-10/2022).

Sejak di mulainya balapan hingga ditutup, para pembalap bersaing ketat memperebutkan jauara 1,2 dan 3 maupun juara umum. Ribuan masyarakat memadati lokasi balapan.
Balapan yang berlangsung aman dan lancar. Namun saat pembagian hadiah hal tidak diinginkan terjadi. Pasalnya salah satu pembalap, tim Fair Play Speed kelas super moto nonton SE, Kiswoyo yang keluar sebagai juara II menerima hadiah amplop kosong dari panitia. Selain Kiswoyo ada beberapa juara lainya yang menerima amplop kosong.
Saat di konfimasi kepada ketua panitia Kejurnas, Amir mengatakan, penyerahan hadiah diatur dalam petunjuk teknis yang telah ditetapkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan telah serahkan kepada masing tim sebelum balapan berlangsung.
“Aturan tersebut antara lain menyebutkan ketersediaan hadiah yang menyesuaikan dengan jumlah starter yang mengikuti kelas lomba. Jika ada 18 starter maka hadiah bisa mencapai juara 5 tetapi jika kurang dari itu misalnya 13 starter maka uang pembinaan hanya untuk juara 1-3 saja. Dan jika jumlah starter kurang dari 10 peserta makan uang pembinaan hanya akan di berikan bagi jauara 1 dan 2,” ungkapnya.
Setelah mendapat protes keras dan sempat berdebat dengan peserta yang menerima amplop kosong, akhirnya ketua panitia memberikan sejumlah uang kepada juara penerima amplop kosong. Pada kesempatan itu, Amir selaku ketua panitia meminta maaf.
“ Kami panitia Juga Manusia biasa yang bisa saja salah, yang pasti kami tidak ada niat untuk memberikan hadiah berupa amplop kosong untuk itu mewakili seluruh panitia, saya meminta maaf,” ujarnya.
Kerjurnas tersebut, ditutup Pejabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, M. Si yang di wakili Kepala bidang pemerintahan dan otsus Papua Barat, Dr. Ir Tamrin Payapo. “ Kegiatan ini sebagai salah satu langkah Pemerintah Papua Barat dalam meningkatkan bakat generasi muda dan juga mengurangi balapan liar. [MPS]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *