Kantor Bakal Klasis GKI Aitinyo Diresmikan

Aitinyo, PbP – Kantor Klasis GKI Bakal Aitinyo Kabupaten Maybrat diresmikan oleh Ketua Badan Pekerja AM Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, M.Th didampingi Sekda Maybrat Jhoni Way, S.Hut, M.Si, Walikota Sorong Drs.Lambertus Jitmau, MM. Kantor Klasis tersebut berada di kampung Yaksoro Distrik Aitinyo tengah Kabupaten Maybrat.

Peresmian Kantor Klasis Bakal Aitinyo ditandai dengan penguntingan pita dan penandatangan prasasti serta penyerahan kunci dari Ketua Bakal Klasis Aitinyo, Pdt, A. Y. Suhuat Latumahena, S.Th kepada Ketua Badan Pekerja AM Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu M.Th.

Ketua Sinode Pdt.Andrikus Mofu ,M.Th dalam sambutannya mengatakan “Puji Syukur kepada Tuhan, karena hari ini Kantor Klasis bakal Aitinyo dapat di resmikan dan di tahbiskan”.

Ketua Sinode turut mengapresiasi semua pihak baik itu pemerintah, panitia, dan seluruh warga jemaat yang sudah memberikan bantuan, sehingga gedung Klasis yang sangat megah itu berdiri.

Dikatakan Andrikus Mofu dari 15 bakal Klasis yang ada di Tanah Papua yang paling megah dan sangat memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai klasis pada sidang sinode GKI di Waropen tahun 2022 adalah kantor bakal kasis Aitinyo. “Kenapa saya katakan bahwa bakal Klasis Aitinyo ditetapkan sebagai Klasis, karena sangat layak dan memenuhi kriteria untuk ditetapkan sebagai Klasis Defenitif,” ujar Mofu dengan nada tanya.

Dirinya berharap kepada semua bakal klasis yang ada di tanah Papua harus ikut contoh seperti Klasis bakal Aitinyo, sehingga badan pekerja Klasis, PSW, dan BPH wilayah dapat mengunakan kantor ini dengan baik supaya semua hal yang berkaitan dengan pelayanan boleh di kelola secara baik.

“Tugas gereja tidak hanya melakukan pengkabaran Injil secara verbal, tetapi juga secara holistik artinya bahwa Injil harus hidup dan nyata di dalam pelayanan kita. Oleh sebab itu, saya sampaikan bahwa kantor yang lama kita bangun itu dapat di gunakan sebagai pelayanan masyarakat dan ini harus dikerjakan oleh gereja,”jelas Andrikus.

Sekda Maybrat Jhoni Way,S.Hut,M.Si disela- sela peresmian berharap  Pemerintah, Gereja, dan Adat adalah tiga pilar pembangunan di tanah Papua. Gereja GKI di Tanah Papua merupakan Gereja yang paling tertua, Gereja berperan penting dalam pembangunan iman dan pendidikan bagi umat di tanah Papua.

“Selain itu, gereja sangat berperan dalam menjaga keamanan agar kedepan lebih baik. pesan saya kepada warga GKI agar kita tetap bersatu. Mari kita jauhkan haI-hal negatif, sehingga mereka dapat bertumbuh dengan iman yang kuat untuk membangun gereja diatas tanah Papua,” ujarnya.

Selaku pemerintah daerah,”saya mengajak kita semua untuk tetap Bersatu untuk mendukung pemerintahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dikabupaten Maybrat,”tutup Jhoni Way.

Sementara itu ketua panitia pembangunan kantor Klasis bakal Aitinyo, Drs.Yakob Kareth,M.Si dalam laporannya menyampaikan kantor klasis dibangun dengan anggarang sebesar Rp 10 miliar. Kantor tersebut dibangun dengan jangka waktu 4 bulan. ”Kami ucapkan terimakasih kepada 29 jemaat di Klasis bakal Aitinyo, sesepuh, yang berada di kabupaten/kota Se-tanah Papua yang ikut membantu dana maupun bahan bangunan,” tuturnya.

Selaku panitia pembangunan kantor Klasis menyampaikan banyak terimakasih kepada keluarga Bapak Drs Lambertus Jitmau MM ,yang dapat menopang sehingga berdirinya kantor kasis Aitinyo yang sangat megah. [CR24-SF]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *