Kepala BP2RD: Akibat Covid- 19, PAD Raja Ampat Menurun 

Waisai,PbP– Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Raja Ampat, Ferdinand Rumsowek mengungkapkan bahwa sejak pandemi Corona Virus Disease (Covid- 19) merebak, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Raja Ampat terganggu. Masalahnya, aktivitas usaha maupun aktivitas masyarakat telah berkurang.

“Selama pandemic Covid- 19,  BP2RD yang mengelolah pajak serta retribusi di daerah memberikan pembebasan pajak hotel bersama restoran selama 6 bulan. Dengan adanya pembebasan pajak itu , PAD mengalami penurunan”,  kata  Ferdinand Rumsowek saat ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Menurutnya, tahun ini BP2RD telah membuat target PAD sebesar Rp 45 miliar , tapi akibat pandemi Covid-19,  target itu  tidak tercapai. Dimana pemasukan dari industri dan parawisata, termasuk hotel menurun penurunan karena kunjungan wisatawan juga berkurang. Hal itu jelas  berpengaruh terhadap penyetoran pajak dan berdampak ke PAD.

Untuk OPD, lanjut dia, tergantung OPD masing-masing atas pengelolaan objeknya, dari BP2RD hanya menyiapkan  resi , sehingga dapat melakukan penyetoran terkait parkir dan pajak lewat Bank Papua.

PAD secara keseluruhan, kata Ferdinand,  ditetapkan oleh tim anggaran meskin BP2RD juga masuk dalam anggota panitia tim anggaran eksekutif TAPD. Namun belum terlibat karena di BP2RD sudah selesai penetapan , sehingga belum masuk pada DPA.

Ditambahkannya, kedepan pihaknya akan terus meningkatkan  sosialisasi terkait kesadaran warga selaku wajib pajak untuk membayar pajak , baik pajak PBB dan lainnya.

Sama halnya, beberapa objek pajak restoran dan rumah makan semua telah diinventalisir. Untuk itu alat transaksi online pembayaran akan dipasang untuk memudahkan BP2RD memonitor pelaku pajak.

“Sebagian objek pajak rumah makan restoran sudah dilakukan pemasangan alat transaksi online yang dimonitor langsung bidang pajak. Kita berharap  wajib pajak  paham dan melaksanakan kewajiban secara rutin untuk membayar pajak tepat waktu”, tutupnya. [TLS-DR]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *