Ketua KPU: Proses Pemutakhiran Data Pemilih Capai 80 Persen

Waisai,  PbP  –   Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Raja Ampat, melakukan monitoring serta supervisi pemutakhiran data-data pemilih di seluruh Raja Ampat dalam rangka pemilihan bupati dan wakil bupati serentak di tahun 2020, Rabu (29/7). Tidak hanya itu, KPU juga lakukan rapid test terhadap para penyelenggara tingkat bawah yang belum dirapid.

Ketua KPU Kabupaten Raja Ampat Steven Eibe, S.STP menjelaskan, proses pemutakhiran data-data pemilih masih terus berlangsung ditingkat bawah oleh PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih). Sampai saat ini, proses pemutakhiran data untuk keseluruhan Kabupaten Raja Ampat terhitung dari zona satu hingga zona lima telah mencapai sekitar 80 persen.

Menurutnya, sejak petugas dilepaskan turun ke lapangan cek, semua tahapan pencocokan dan penelitian (Pencoklitan) data-data pemilih telah berjalan dengan baik. Kendala yang dihadapi di lapangan oleh petugas PPDP hanya ada dizona satu yakni, seputar Kota Waisai. Dimana warga atau penduduk kebanyakan ada di Kota Sorong tidak bisa naik akibat banjir.

“Proses pencoklitan ini sebagian sudah selesai di beberapa kampung, tinggal Kota Waisai yang masih terkendala sebab warga ada yang masih di Sorong karena banjir. Sehingga saat petugas datang orangnya tidak di rumah, tapi di Sorong. Kita harap, mereka segera kembali agar proses pendataan ini bisa rampung secepatnya”, jelas Steven Eibe di KPU, kemarin.

Sementara itu, petugas penanganan COVID- 19 Raja Ampat dr. Laura Kristanti mengungkapkan bahwa, tim yang melaksanakan rapid test pada penyelenggara pemilu tingkat bawah ini di bagi kedalam lima zona. Sejauh ini, seluruh petugas baik PPD, PPS juga PPDP yang telah mengikuti rapid test hasilnya non reaktif atau negatif, dan dapat melakukan tugasnya.

“Sampai hari ini, anggota KPU di tingkat bawah sudah ada ratusan yang ikut rapied test dizona satu hingga zona lima. Cuma total keseluruhan belum bisa dipastikan karena tim dari zona lain masih keliling belum balik ke Kota Waisai. Tapi khusus Kota Waisai, diputaran kali ini yang ikut rapid test 46 orang semua hasilnya non reaktif atau negative,” tutup Laura. [TLS-SF]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *