Korban Begal Awalnya Dijebak

Sorong, PbP – Girvan, warga Jalan Tamora, Kilometer 10, Kota Sorong, dibuat semakin kepikiran setelah dirinya yang belum mendapat pekerjaan, menjadi korban dari liciknya dua pelaku begal yang pada saat kejadian sedang mencari mangsa di Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (28/6). Hasilnya motor dan handphone milik korban pun berpindah tangan ke genggaman para pelaku.

Girvan menceritakan, kronologi dari tindak kriminal pembegalan yang menimpanya itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIT, atau tepatnya saat ia baru saja mengantar pulang salah satu temannya yang bertempat tinggal di Jalan Jenderal Sudirman.

“Tadi itu saya baru selesai antar teman. Teman punya rumah di lorong samping Swissbell Hotel situ,” kata Girvan di Mapolres Sorong Kota, Minggu (28/6).

Usai mengantarkan temannya pulang, korban yang ketika itu sedang dalam perjalanan pulang, atau tepatnya di mata jalan lorong samping Swissbell Hotel, dihadang oleh dua orang pelaku yang menurutnya berperawakan hitam dan berbadan cukup tinggi.

Menurut korban, kedua pelaku kemudian memintanya yang ketika itu sudah menghentikan laju motornya, untuk mengantarkan mereka membeli minuman keras (miras) di Kompleks Pasar Bersama.

Berusaha berpikir positif sembari mengaku takut dipukul oleh pelaku jika menolak, korban kemudian mengantar mereka dengan motor Honda Genio miliknya.

Tetapi kata Girvan sesampainya di tanjakan yang berada di belakang Kompleks Pasar Bersama, pelaku kemudian menyuruhnya berhenti. Korban yang saat itu masih bingung karena tidak melihat ada penjual miras disitu, akhirnya mengerti tujuan pelaku yang ternyata berniat membegalnya.

Dijelaskan Girvan, salah satu pelaku kemudian menodongkan sebuah double stick ke arahnya, sembari memintanya untuk menyerahkan semua barang-barang berharga yang saat itu ia bawa.

“Jadi dia ancam akan bunuh saya kalau tidak kasih motor, handphone, sama saya punya dompet. Makanya saya kasih sudah dari pada mereka bunuh saya disitu, apalagi disitu gelap sekali baru tidak ada orang,” jelasnya di Mapolres Sorong Kota, Minggu (28/6).

Setelah menyerahkan motor, handphone dan dompetnya, korban yang melihat pelaku sedang sibuk dengan barang jarahannya, kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian dengan berlari sekencang-kencangnya.

Korban akhirnya merasa nyawanya terselamatkan, setelah dirinya bertemu dengan seorang tukang ojek yang kemudian mengantarkannya ke Mapolres Sorong Kota.

“Saya tidak tahu mereka tadi itu kejar saya atau tidak, karena tadi saya cuma fokus lari saja. Ini sudah sampai di kantor polisi baru saya rasa aman,” tuntas korban sembari mengaku masih shok atas kejadian yang baru saja terjadi padanya itu. [GPS-MJ]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *