Kota Sorong Mengalami Inflasi 0,06 Persen di Bulan Mei

Sorong, PbP – Kota Sorong mengalami inflasi di bulan Mei 2020 sebesar 0,06 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 102,49 dari 90 kota IHK, ada 67 Kota mengalami inflasi dan 23 Kota mengalami deflasi.

Dalam press release yang diterima Papua barat Pos dari pihak BPS Kota Sorong disampaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator ekonomi yang digunakan untuk mengukur perubahan harga (inflasi ataupun deflasi) di tingkat konsumen.

Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,20 persen dengan IHK sebesar 104,27 dan terendah di madiun sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 103,20. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Luwuk sebesar 0,39 persen dengan IHK sebesar 106,41 dan terendah terjadi di Mandi sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 104,64.

Kota Sorong mengalami Inflasi dikarenakan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan dari naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu:kelompok makanan, minuman dan trmbakau sebesar 0,16 persen, kelompok transportasi sebesar 0,01 peraen, serta kelompok rekreasi, olahrga dan budaya sebesar 0,23 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,77 persen.

Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar -1, 29 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar -0, 25 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar -0, 97 persen, serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,01 persen. Kelompok kesehatan, kelompok pendidikan serta kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran tidak mengalami perubahan indeks.

Tingkat inflasi bulan Mei 2020 sebesar -0, 14 perawn dan tingkat inflasi tahun ke tahun ( Mei 2020 terhadap Mei 2019) sebesar 1,22 persen. [CR34-SF]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *