Mahasiswa Protes Pernyataan Kabaintelkam Polri

Manokwari, PbP – Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam aliansi dewan perwakilan mahasiswa UNIPA menggelar aksi demo damai menggugat pernyataan Kabaintelkam Polri.

Aksi demo yang berlangsung di depan kampus Universitas Papua (UNIPA) Manokwari, Papua Barat, Senin (7/6) itu menegaskan bahwa statmen Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw yang telah mengatakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Kampus UNIPA berafiliasi dengan kelompok kriminal bersenjata adalah keliru.

“Kami mahasiswa Papua membantah dengan tegas pernyataan Kabaintelkam yang telah menuduh mahasiswa UNIPA mendukung separatisme itu adalah keliru dan kami minta Komjen Paulus Waterpau mencabut pernyataan tersebut serta meminta maaf kepada pihak lembaga (Kampus UNIPA),” tegas Orator Frits saat menyampaikan orasinya di depan massa aksi.

Dengan membawa satu buah spanduk dan sejumlah pamflet bertuliskan “Mahasiswa Bukan Seperatisme Tapi Kami Pengontrol Sosial, Tolak Tegas Statemen Komjen Pol Paulus Waterpauw,”. “Kabaintelkam stop menutup demokrasi mahasiswa Universitas Papua dengan caranya yang memusnahkan karakter generasi Papua,”

Menurut massa aksi bahwa mahasiswa adalah kaum intelektual Papua bukan kelompok seperatisme, ironisnya yang menyampaikan statemen ini ada pejabat dari Papua. Aksi demo damai ini dijaga ketat 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) aparat kepolisian diantaranya dari Polres Manokwari dengan dibantu Sat brimob Polda Papua Barat.

Setelah berorasi selama kurang lebih dua jam, akhirnya massa aksi mahasiswa Universitas Papua menuju ke Mapolda Papua Barat menggunakan truck untuk menyampaikan aspirasi mereka.(ARS)

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *