Masyarakat Kesal, Telkomsel dan Listrik Sering Padam di Maybrat

Kumurkek, PbP – Warga sering mengeluhkan adanya gangguan jaringan listrik, jaringan Telekomunikasi di ibu kota Kabupaten Maybrat. Keluhan itu disampaikan warga Kmurkek, Yunus seraya meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Masybrat memperhatikan persoalan tersebut.

“Kami sudah 4 hari jaringan telkomsel hilang, listrik mati 3 hari tapi baru hidup kemarin. Karena terganggu bagi warga yang usaha pengisian pulsa, kulkas, transfer uang via Link bank dan lainya, semua terganggu. Ini kan wajah ibu kota Kabupaten Maybrat yang setidaknya perlu ada perhatin dan ditata dengan membangun listrik, telkomsel, tata ibu kota dan jalan lingkungan di aspal,” ungkapnya.

Menurutnya, lebih lancar jaringan listrik dan telkomsel bahkan 4G di kampung sebelah atau di luar ibu kota. Keluhan senada juga disampaikan Yosias A yang mengaku sering mengalami gangguan jaringan telkomsel karena dipengaruhi juga jaringan listrik yang terhubung ke tower.  “Sehingga telkomsel mati atau hidup sesuaikan dengan jaringan listrik di Kumurkek. Biasanya, tower telkomsel itu ada diesel sendiri, mungkin ada kaitan dengan anggaran tetapi kami minta ada perhatian pemerintah terkait jaringan listrik dan jaringan telekomunikasi di ibukota ini,”harapnya.

Menanggapi hal itu Sekda Maybrat, Jhoni Howai, S.Hut, M.Si mengakui bahwa pelayanan listrik dan telkomsel di Kumurkek dan Maybrat tidak berjalan maksimal. “Listrik sedikit lagi mati termasuk telkomsel, sebenarnya listrik dan telekomunikasi itu kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh mati atau padam. Kalau mati sebentar itu pasti dipengaruh hal teknis, bukan terus-terus. Bagaimana hari pendidikan nasional dan Hut kabupaten Maybrat saja tidak ada jaringan telkomsel, listrik 2 hari lalu baru menyala. Pelayanan BUMN model apa itu, masyarakat tidak mendapat pelayanan yang baik,” kesalnya penuh tanya.

Guna merespon persoalan itu, Sekda berencana mengumpulkan masyarakat, pejabat dan pegawai yang ada  membuat surat ke Ombusmen terkait pelayanan seperti ini, kalau mesin lama dan selalu rusak-rusak sebaiknya ganti yang baru. “Kami minta pimpinan dan anggota DPRD sidang melihat jaringan listrik dan telkomsel selalu mati hidup. Jaringan listrik jangan bergantung ke Sorong Selatan sebaiknya ada cabang Maybrat. Kita ini kabupaten tidak boleh main-main oleh BUMN yang ada, kita akan sampaikan ke Presiden terkait situasi ini. Kami dengar bahwa mesin diesel yang di Kumurkek itu mesin bekas,  memangnya kami ini tempat bekas yang orang kasih barang bekas,”kata Sekda.(ESE)

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *