Pakaian Adat Mewarnai Momentum Hardiknas di Kabupaten Tambrauw.

Nuansa perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini sangat spesial dan berbeda dengan momentum Hardiknas tahun sebelumnya. Sebab, selain waktu perayaan Hardiknas yang diundur dari 2 Mei ke 13 Mei sesuai surat dari Mendikbud Riset dan Teknologi RI nomor: 28254/,MPK/TU/ 02.03/22 tentang pedoman peringatan Hardiknas tahun 2022, ternyata ada nuansa baru pun turut mememberikan warna tersendiri pada perayaan Hardiknas kali ini.

Para siswa sedang mengibarkan bendera dengan berpakaian adat.

Instruksi Kemendikbud sangat jelas bahwa perayaan Hardiknas harus dibalut dalam kebudayaan masing-masing yang ditandai dengan penggunaan pakaian adat oleh peserta upacara pada pelaksanaan perayaan nasional tersebut.

Seluruh sekolah di wilayah Kabupaten Tambrauw pun ikut ambil bagian dalam perayaan Hardiknas tersebut dengan lengkap menggunakan pakaian adat. Meskipun tidak bergabung dan berkumpul menjadi satu bagian besar untuk kemudian merayakan Hardiknas secara bersama lantaran terkendala kondisi jarak, maka kepala distrik setempat mengambil alih sebagai inspektur upacara di setiap sekolah terdekat

Tampak anak-anak sekolah mengikuti upacara Hardiknas dengan berpakaian adat.

Tiga sekolah yang terdiri dari SD YPPK Ayapokiar, SD Santo Markus dan SD Negeri Syakwa mengikuti upacara Hardiknas di Distrik Miyah yang dipimpin Kepala Distrik Miyah, Sofiana Momo.

Dalam sambutan Kepala Distrik Miyah mengaku bahwa masyarakat di distrik tersebut merasa senang dan banga karena baru kali ini dan pertama kali sekolah yang berada di Disrik Miyah dan Miyah Selatan bergabung untuk mengikuti upacara Hardiknas.

“Upacara yang dilaksanakan dengan pakaian adat sesuai pedoman dari Kemendibud Riiset dan Teknologi, bukan saja di Distrik Miyah namun juga di sekolah-sekolah lain yang berada di wilayah Kabupaten Tambrauw upacara pun melaksanakan upacara menggunajan pakaian adat dari berbagai etnis,” jelasnya.

Tampak peserta upacara sedang menyanyikan lagu kebangsaan dengan berpakaian adat.

Kepala dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tambrauw, Yoseph Yewen memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada bapak dan ibu kepala sekolah yang dengan semangat profesionalismenya mampu melaksanakan upacara.

“Walaupun mereka masih dalam pelaksanaan ujian sekolah, saya selaku kepala dinas mengharapkan kepada seluruh kepalah sekolah dan dewan guru semua bahwa melalui Hardiknas ini kita semua sama-sama bergerak secara serentak untuk mewujudkan kurikulum merdeka belajar, menjalankan program sekolah penggerak, guru penggerak dan kebijakan yang dari pusat maupun program dari dinas pendidikan,” ucapnya.

Tak lupa juga dia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Tambrauw yang telah meletakkan dasar pendidikan yang baik di Kabupaten Tambrauw. Hal ini telah nampak melalui pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, mengirim anak-anak Tambrauw untuk kuliah di beberapa perguruan tinggi seperti UNG, UNIMUDA, SANATA DARMA. [Jvn]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *