Papua Barat Daya dan Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rapimnas Pemuda Katolik

Yoseph Meto Baru Pimpin Komda Pemuda Katolik Papua Barat Daya

 Sorong, PbP- Pemuda Katolik Papua Barat Daya menggelar Musyawarah Komisariat Daerah (Muskomda) bertempat di Aula Katedral Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu (29/04).  Dalam Muskomda tersebut Yoseph Metodius Baru  terpilih sebagai Ketua Komda  Pemuda Katolik  Provinsi Papua Barat  Daya.

Muskomda diikuti pengurus Komisariat cabang (Komcab)  Pemuda Katolik  dari enam kabupaten kota  Provinsi Papua Barat Daya.

Yakni Komcab Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Tambrauw, Raja Ampat dan  Komcab Kota Sorong. Muskomda  Papua Barat Daya  dihadiri dan dipimpin oleh utusan Pengurus Pusat Pemuda Katolik yakni Wakil Sekjen Bidang Organisasi dan Keanggotaan Melkianus Da Costa Piries dan Maria Theresia   Reni Tukan Seketaris Departemen  Bidang Organisasi dan Kaderisasi Pemuda Katolik  Pengurus Pusat.

Dalam proses pemilihan, peserta punya mandate memberikan hak suara adalah 6 Komcab sePapua Barat Daya dan  1 hak suara dari utusan Pengurus Pusat.  Sementara  kandidat  ketua masing-masing  Yoseph Metodius Baru, Piter Jefry Baru,  dan Yulita Yewen.

Yoseph Matodius Baru Ketua Terpilih Komda Pemuda Katolik Papua Barat Daya. PbP/YOS
Yoseph Matodius Baru Ketua Terpilih Komda Pemuda Katolik Papua Barat Daya. PbP/YOS

Pemungutan suara  berlangsung dua putaran, karena  putaran pertama Yoseph dan Piter mendapat suara  dengan jumlah yang sama. Diputaran kedua Yosep akhirnya mengungguli Piter. Usai pemilihan , Yoseph Meto Baru menyampaikan syukur dan terima kasih kepada Tuhan yang telah mengizinkan dirinya sebagai Ketua Komda Papua Barat Daya,

. “Saya juga  ucapkan terima kasih kepada  peserta  terutama ketua-ketua Komcab sePapua Barat Daya yang mana sudah hadiri Muskomda ini, sudah berdinamika, berproses dalam pelaksanaan muskomda dan proses pemilihan.

Terima kasih mereka mempercayakan saya  sebagai ketua Komda Papua Barat Daya periode 2023-2026,” ungkapnya.

Menurut Yoseph,  terpilih sebagai ketua adalah amanah sehingga  ia akan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab.

“Saya akan menjalankan tugas dan tanggung jawab  ini  ke depan dengan baik,  bertanggung jawab kepada gereja, bangsa dan terutama kepada masyarakat yang ada di Papua Barat Daya ini,”pungkasnya.

Sementara itu, Melkianus Dacosta Piries selaku Wakil Sekjen Bidang Organisasi dan Keanggotaan  Pengurus Pusat Pemuda Katolik Indonesia memberikan apresiasi kepada  caretaker Komda Pemuda Katolik Papua Barat Daya  yang dengan cepat mengkonsolidasikan kepada komcab-komcab dan pengurus pusat sehingga Muskomda I bisa dapat terselenggara.

“Komda Papua Barat Daya  saya apresiasi,  sejak  SK pertama kali diterbitkan yakni SK Caretaker diberikan kepada teman-teman di Papua Barat Daya per tanggal 11 Mret 2023 kemudian dalam waktu yang lumayan singkat  teman-teman mempersiapkan agenda konsolidasi  sehingga  hari ini Sabtu (29/04) diadakan  musyawarah komisariat daerah (Muskomda),”ungkap Melki.

Melkianus Dacosta Piries
Melkianus Dacosta Piries

Ia menjelaskan, Muskomda merupakan  salah satu forum tertinggi  demokrasi didalam organisasi Pemuda Katolik . “Kalau di tingkat nasional namanya Kongres, kalau tingkat kabupaten kota namanya muskomcab.  Kalau ditingkat kecamatan namanya muskomat,”jelas dia.

Dikatakan, Muskomda bisa terlaksana juga karena dorongan  pengurus pusat. “ Kami juga  mendorong supaya  para pengurus, para anggota dari berbagai kabupaten kota  bertemu bersama dengan teman-teman caretaker Komda untuk membicarakan  apa yang agenda organisasi seperti  rekomendasi internal, terkait dengan agenda-agenda mandotoris,  termasuk muskomda ini,”kata dia.

Melki menyebut agenda-agenda mandotoris  Pemuda Katolik  yakni Rapat kerja daerah (Rakerda) , Rapat pimpinan daerah (Rapimda) lalu ada  Kaderisasi atau namanya KKM (khusus kaderisasi menengah).  Unyuk agenda organisasi pemuda katolik, kata dia,  Papua Barat Daya provinsi pertama yang menyelenggarakan  Muskomda.

Secara nasional ungkap Melki,  pemuda katolik saat ini sudah berada di 34 provinsi dari 38 provinsi yang ada di Indonesia. Artinya  secara status  31 provinsi sudah definitive.  “Tiga provinsi yang belum definitive atau masih caretaker. Yaitu salah satunya Papua Barat Daya,  Sulawesi Barat,  dan Maluku karena  Maluku ada pergantian sehingga masih caretaker,”beber dia.

Untuk  Komcab , Melki  menyatakan jumlahnya saat ini  berada di  289 kabupaten kota di Indonesia.  “Kita sedang menjalankan agenda konsolidasi untuk  membentuk  di 4 provinsi lagi yaitu  Papua Selatan,  Papua Tengah, Papua Pegunungan,  dan  Gorontalo.  Kita sudah survei  untuk bisa membentuk organisasi pemuda katolik di 4 provinsi ini,”pungkasnya.

Ia menambahkan  setelah muskomda Papua Barat Daya,   segera dilakukan pembentukan struktur untuk sesegera mungkin  dilantik supaya  Komda Papua Barat Daya dapat mengikuti Rapimnas I  di Pekanbaru Riau tanggal  19 -21 Mei 2023. Dimana setiap  Komda mengirimkan maksimal 5 orang.

“Kemudian teman-teman Komda Papua Barat Daya ini ditunjuk sebagai tuan Rumah Rampinas II  yang ketika itu masih  Komda Papua Barat disepakati   di Raja Ampat, tapi  dengan adanya Komda Papua Barat Daya  maka bisa dirundingkan lagi apakah memang di Raja Ampat ataukah di daerah lain, bila memang dilaksanakan di Raja Ampat maka segera membangun koordinasi dengan pemerintah setempat,”imbaunya .[YOS]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *