Paroki Santo Albertus Agung Teminabuan Gelar Temu Misdinar

Teminabuan, PbP – Paroki Santo Alberthus Agung Teminabuan, Keuskupan Manokwari-Sorong menggelar kegiatan temu Misdinar (Pelayan Imam dalam perayaan Ekaristi) di Kampus Stisos Oyo Papua, Teminabuan, Rabu (26/5). Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah stasi yang ada di wilayah pelayanan  Paroki Santo Alberthus Agung Teminabuan, demikian dilaporkan Ketua Dewan Stasi Santa Maria, Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Adrianus Andi.

Melalui pesan Whatsappnya, Andi menginformasikan bahwa dalam kegiatan temu Misdinar digelar Pastor Paroki, Zepto Trifon Polii, Pr dengan sejumlah kegiatan diantaranya mendengar cerita tentang Santa-Santo, cerita dari isi Alkitab, mengerjakan tugas kelompok dari isi Alkitab bermain games berhadiah menarik dan masih banyak kegiatan menarik lainnya.

Adrianus Andi mengatakan kegiatan temu Misdinar itu dihadiri peserta dari Stasi Santo Yosep Moswaren, Stasi Santa Maria Ayamaru dan dari pusat paroki. Kegiatan tersebut bertujuan selain menguatkan tali persaudaraan dan saling mengenal sesama Misdinar, peserta juga dilatih berpikir kritis, bertindak cepat dan tepat serta melatih kepercayaan diri anak-anak.

Kegiatan ini, kata Andi, tidak bermaksud memaksa kemampuan anak-anak untuk menguasai semua materi yang diberikan selama kegiatan berlangsung, namun mengambil kesan kebersamaan, keceriaan, dan pengalaman yang menyenangkan selama kegiatan untuk selalu diingat oleh anak-anak.

“Kegiatan ini sangat membantu anak-anak Misdinar untuk menambah pengetahuan mereka. Artinya selain menimbah ilmu di sekolah, tapi di luar juga mereka tetap memperkaya pengetahuan. Dan ini dirancang oleh Pastor Paroki sehingga anak-anak bisa aktif dalam kegiatan tersebut,” tutur Adrianus Andi melalui pesan WhasApp.

Dirinya memberikan apresiasi kepada Pastor Zepto Trifon Polii, Pr karena telah berupaya membantu anak-anak Misdinar untuk saling mengenal sekaligus menambah pengetahuan terkait Alkitab. “Patut memberikan apresiasi kepada Pastor Zepto karena membantu anak-anak kami untuk lebih kreatif dan memahami isi Alkitab melalui cerita, permainan dan lain sebagainya,” tutup Andi. (ESE)

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *