Perkumpulan Alifuru Saka Mese Nusa Sorong Raya Keluar dari PKKBM

Sorong, PbP – Perkumpulan Kerukunan Keluarga Besar Seram Bagian Barat (PKSSBB) atau lebih dikenal dengan sebutan Perkumpulan Alifuru – Saka Mese Nusa Sorong Raya telah mengadakan rapat dengan agenda khusus. Rapat tersebut berlangsung di Sekretarian PSKBB di Rufey Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Selasa (12/1/2021).

Rapat khusus tersebut diwakili  oleh 11 Perwakilan Ikatan yang mewakili Negri 3 Batang Air, unsur penasehat, Kuasa Hukum, dan Pimpinan Lintas Garda Pemuda Alifuru Se Sorong Raya dan menghasilkan keputusan. Hasil keputusan lalu disampaikan secara resmi oleh Ketua Umum PKKSBB Sorong Raya , H. A. Rahim. Silehu,  SE.

Pernyataan Sikap Perkumpulan PKKSBB Sorong Raya. Istimewa
Pernyataan Sikap Perkumpulan PKKSBB Sorong Raya. Istimewa

Dalam statmennya, Silehu sampaikan ada catatan catatan khusus yang selama ini menjadi kegelisahan PKSBB Sorong Raya.  Terutama terkait fungsi dan peran organisasi PKKBM yang pikiran awalnya  mampu menjadi jembatan pemersatu masyarakat 9 Kabupaten dan 2 Kota di seluruh Maluku yang berdomisili di Kota Sorong – Papua Barat. “Kenyataan yang terjadi sungguh berbeda,  PKKBM jauh dari apa yg kami inginkan. PKKBM hanya kapal khusus  untuk menampung  kepentingan sgelintir orang yang mengaku mewakili Maluku. Untuk itu terhitung hari ini, 12 Januari 2021, kami PKKSBB menyatakan tiga pernyataan sikap,” ucap Silehu dalam Press Release yang diterima Papua barat Pos, Rabu (13/1/2021).

Pertama kata Silehu, PKKSBB Sorong Raya menyatakan mundur dari status keanggotaan dalam organisasi PKKBM.
Kemudian yang kedua, PKKSBB menarik seluruh potensi dan atau anggota dari Pengurus PKKBM untuk kembali ke organisasi asal dan yang  ketiga, menyatakan Mosi tidak percaya terhadap kepengurusan PKKBM saat ini, dan menolak setiap kegiatan yang di lakukan oleh PKKBM. [EKA-SF]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *