Pilkada Raja Ampat, Kotak Kosong Mengancam

Waisai, PbP – Masyarakat bersama para tokoh adat yang ada di Kabupaten Raja Ampat, yang tergabung dalam Aliansi Raja Ampat Bersatu (ARAB) saat ini tengah gencar melakukan sosialiasi, serta siap memenangkan suara kotak kosong atau kolom kosong (KOKO) pada pesta demokrasi Pilbup Raja Ampat, 09 Desember 2020.

Warga bersama kalangan tokoh adat yakin, akan mencatat sejarah baru di wilayah Papua dan Papua Barat. Pasalnya, Raja Ampat hanya diikuti satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati saja. Para tokoh adat yang tergabung dalam ARAB ini optimis, bakal mengikuti sejarah Pilkada Kota Makassar tahun 2018, yang dimenangkan kotak kosong atas calon tunggal.

Sejarah Pilkada Kota Makassar, dinilai sangat fenomenal dan jadi trend ketika paslon tunggal dikalahkan oleh kotak kosong. Untuk mencapai itu, relawan kotak kosong terus bersinergi melakukan sosialisasi untuk pemantapan serta mengecek kesiapan tim pemenangan di sejumlah posko di wilayah Kabupaten Raja Ampat.

Dari hasil pantauan media ini, sosialisasi di tiga posko tim relawan KOKO di Distrik Waisai Kota, nampak warga sangat antusias mengikuti dari pagi hingga selesai di sore harinya. Sosialisasi ini dihadiri pimpinan juga pengurus ARAB, 14 kepala suku, ketua relawan dan ratusan pendukung beserta simpatisan KOKO. Tak hanya itu, diundang pula perwakilan dari Polres dan Kodim memberikan pemahaman pentingnya Kamtibmas di Pilkada serentak pada 9 Desember 2020.

Ketua Tim Relawan KOKO, Charles A. M. Imbir menegaskan, persiapan relawan KOKO hingga Pilkada 9 Desember 2020 sudah sangat matang, juga siap mengikuti tahapan-tahapan dari KPU Raja Ampat. Hal ini untuk manfaatkan waktu yang diberikan kepada kandidat melakukan kampanye dari 26 September hingga 5 Desember 2020.

“Nah, dari relawan KOKO pun sama, sesuaikan ruang waktu itu namun bukan kampanye tetapi sosialisasi. Sebab, relawan KOKO kita gunakan istilah sosialisasi di 117 kampung, 4 kelurahan, yang saat ini sedang berjalan. Dimana hal ini dilakukan secara akumulasi di semua pergerakan KOKO seluruh kampung di Raja Ampat,” ujat Charles kepada media, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, ada banyak pergerakan tim KOKO pada Pilkada Raja Ampat antara lain, Pejuang KOKO, Mas (Masyarakat) KOKO, Brigade KOKO, Laskar KOKO dan lainnya yang terhimpun di Raja Ampat. Namun yang baru disosialisasikan masih secara umum gerakan KOKO dan sudah berjalan di tengah-tengah masyarakat.

Menurutnya, secara umum gerakan masyarakat yang berada di sejumlah kampung saat sambut tim paslon tunggal kampanye terjadi persoalan tak terduga. Persoalan tersebut hadirnya istilah buah lemon ditengah-tengah masyarakat pada saat penyambutan. Jika dilihat lebih jauh, buah lemon diartikan masyarakat lokal adalah istilah tidak begitu bagus.

“Ini artinya, KOKO sudah ada di seluruh rakyat, sudah ada di hati rakyat. Karena itu, kita hanya mendorong dan memastikan agar apa yang dilakukan relawan KOKO masih di batas koridor hukum yang berlaku di dalam NKRI. Sebab ada pendapat-pendapat lain bahwa, KOKO itu tidak sah dan ilegal. Nah, persoalan-persoalan inilah yang harus disosialisasikan menggunakan sisa waktu yang ada pada pendukung KOKO di 117 kampung dan 4 kelurahan,” terangnya.

Charles sangat yakin, jika dilihat dari gerakan-gerakan rakyat yang tergabung dalam relawan ketika diakumulasi kotak kosong akan menang atas paslon tunggal Pilkada Raja Ampat 2020. Kenapa sangat yakin menang, di hari ini rakyat telah bangkit menggunakan hak-hak daulatnya melawan partai politik yang enggan melihat kehendak rakyat. Bisa diistilahkan hari ini, rakyat versus partai politik dan rakyat harus dibiarkan dalam mengikuti proses ini memilih kotak kosong.

“Jadi, negara menjamin dan menyiapkan kotak kosong kepada rakyat Raja Ampat yang tidak berkeinginan memilih paslon tunggal. Dengan itu, tim relawan KOKO hadir mengajak 36.771 warga di Raja Ampat yang ditetapkan sebagai pemilih tetap atau DPT di Pilkada 9 Desember 2020 jangan golput, namun gunakan hak pilih memilih kotak atau kolom kosong,” tutupnya. [TLS-MJ]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *