Ruddy Laku Geram COVID-19 Disebut ‘Proyek’

Sorong, PbP – Ditengah meningkatnya kasus positif di Kota Sorong, beredar isu bahwa kasus Covid-19  adalah proyek yang dimainkan pemerintah untuk mendapatkan anggaran. Isu itu sangat disayangkan Jubir Gugus tugas (GUSTU) Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Ruddy R. Laku .

Jika ada masyarakat yang berpandangan bahwa kasus Covid-19 adalah ‘proyek’, kata Ruddy, harus dibuktikan, jangan asal ngomong. “Kasus Covid-19 di Sorong terus meningkat. Peningkatan kasus Covid-19 dibuktikan dengan  hasil pemeriksaan sample di Laboratorium Balitbangkes . Jadi hasilnya, bukan menduga-duga. Nah, kalau ada masyarakat yang mengatakan bahwa hasil pemeriksaan itu mengada-ngada dan  mengatakan bahwa kasus Covid-19 adalah’proyek’, itu sangat disayangkan,”  kata Ruddy kepada wartawan, kemarin.

Ruddy Laku mengatakan jika ada kecurigaan  tentang hasil pemeriksaan Laboratorium Balitbangkes Makasssar,  masyarakat dipersilahkan  melihat  tempat karantina terpusat Balai Diklat Kampung Salak .Disana, kata Ruddy,  ada 64 orang yang terkonfirmasi positif. “Bisa berkunjung ke sana untuk melihat dan menyaksikan langsung bahwa memang mereka itu terkonfirmasi COVID-19. Artinya yang kami laporkan itu bukan mengada-ngada, perkiraan atau bukan hasil rapid tes. Yang kami laporkan itu  hasil pemeriksaan sample yang legal,” pungkasnya.

Ruddy berharap  agar masyarakat  tidak  berpikir hasil pemeriksaan bahwa COVID-19  tidak benar atau  buatan pemerintah. “Kita ada  bukti pemeriksaan sample dari laboratorium kesehatan dan membuktikan bahwa COVID-19   ada dan sudah tersebar di masyarakat,”katanya.[JEF-DR]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *