Selasa ini, Dilakukan Simulasi Pembayaran PBB secara Online

Kumurkek, PbP – Pemerintah daerah (Pemda) Maybrat bersama Sekolah LAN harus memperkenalkan inovasi selama dua bulan dengan melakukan sosialisasi yang dilakukan tentang pajak bumi dan bangunan yang akan dibayar melalui online (Simda Pendapatan).

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Maybrat, Melianus Saa, M.Si mengatakan selama ini dibayar hanya melalui blanko yang dicetak secara manual, hal itu pun sering menghabiskan anggaran pemerintah yang dilakukan setiap tahunnya. Setelah kami melihat daerah lain kata dia banyak menggunakan sistem online. Jadi SPT yang disampaikan masing-masing pajak menggunakan online sekali didata nama, alamat, pemilik bangunan dan lainnya. Setelah itu kata dia wajib pajak kita beritahukan luas, tinggi panjang lebar bangunan dan pagar jumlahnya itu disampaikan ke wajib pajak. “Sehingga disaat wajib pajak membayar atau mengecek wajib pajaknya di online itu bisa ketahuan disana. Terkait jumlah yang dia bayar,” ujar Melkianus kepada wartawan di ruang kerjanya, Jum’at, (18/9)

SPT bisa bayar wajib pajak dimana saja, asalkan ada bukti pembayaran dan masuk di Simda pendapatan itu.  Berbeda dengan yang manual, harus mencari orang yang bersangkutan kita kasih ke rumahmya melalui kepala distrik, lurah dan kepala kampung. “Terkadang aparat kampung atau pendapatan daerah membawa blanko tetapi sering kena hujan di jalan biasanya rusak, sehingga data yang tadi kita kasih tidak sampai ke tempat tujuannya. Maka pemerintah kabupaten Maybrat alami kerugian disana,” kata Melkianus.

Inovasi baru yang dilakukan melalui sistem online itu sangat aman. Dan inovasi perubahan itu sudah disampaikan kepada Bupati Maybrat. “Bupati pada prinsipnya mendukung program inovasi ini, sehingga mencegah adanya penyimpangan-penyimpangan pembayaran pajak bumi dan bangunan saat dilakukan transaksi pembayaran pajak disana,” ungkap Melkianus.

Ia mencontohkan misalnya wajib pajak menyetor ke petugas aparat kampung, distrik atau dinas pendapatan daerah sering juga bocor juga artinya uamg itu banyak tetapi sedikit yang disetor ke kas daerah dengan cara itu maka terjadi kerugian negara. Maka dengan program inovasi ini, sehingga inovasi baru ini sebagai upaya untuk mencegah dan membantu pemerintah terutama setoran wajib pajak itu aman.

Jangka pendek ini dilakukan diwilayah distrik Aifat dan Aifat Utara nanti jangka menengah ditambahkan beberapa distrik lagi dan jangka panjang di 24 distrik di kabupaten Maybrat. Agar program ini dapat membantu pemerintah dalam pengawasan pajak bumi dan bangunan (PBB) yang akan kita data.

Kata dia hari Selasa, (22/9) nanti dilakukan praktek atau simulasi di lapangan dengan kepala-kepala kampung di dua distrik ini. “Kami akan undang mereka dan kami akan simulasikan bagaimana wajib pajak membayar pajak secara online,”tukasnya. [CR24-SF]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *