Soal NIK & KK Tidak Terkonek, Kadis Dukcapil Tambrauw Angkat Bicara

Tambrauw, PbP– Sebagai bentuk jawaban terhadap keluhan masyarakat terkait dengan persoalan NIK dan KK tidak terkoneksi dalam pengurusan beberapa administrasi, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tambrauw, Harjito.B.S,STP.M,,Si angkat bicara.

Dalam siaran pers Harjinto dijelaskan nomor NIK dan KK merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam perekaman sehingga nantinya bisa terkoneksi satu sama lain. Jika, lanjutnya kedua dokumen tersebut berbeda nomor maka secara otomatis terkendala dalam melakukan koneksi dua dokumen tersebut.

Disebutkan ada hal yang mendasari keluhan masyarakat yakni saat melakukan perekaman warga tidak menyertakan NIK dan KK asal , sehingga muncul NIK baru. Dengan kata lain, lanjutnya NIK dan KK lebih dari satu, sehingga tidak terdaftar di pusat kemudian dampaknya tidak terkoneksi ke pusat.

“Jadi banyak warga ketika melakukan perekaman tidak dilengkapi dengan persyaratan-persyaratan yang diminta makanya muncul NIK dan KK ganda dan ini dampaknya ketika warga melakukan koneksi ke pusat menjada kendala,” akunya dalam press releasinya yang diterima media ini via WA, Selasa (8/9).

Walaupun demikian pihaknya sebagai penanggung jawab memberikan solusi penyelesaian dengan menyarankan kepada masyarakat Tambrauw yang bermasalah dengan NIK dan KK bisa mendatangi Kantor Dinas Dukcapil di Distrik Sausapor untuk ditangani oleh petugas karena pelayanan di Kantor Dukcapil berjalan terus Senin-Jumat.

Atau, lanjutnya masyarakat juga bisa menghubungi Dinas Dukcapil Tambrauw via WA dan telepon pada nomor 081247958515, 082239067561, 082188564588 dan 08118005373 atau lewat email ke call center Dukcapil  dukcapil@gmail.com.

Selain itu, lanjutnya masyarakat juga bisa menghubungi Dukcapil Pusat lewat call center 1500537 karena Dukcapil Pusat telah menyiapkan langkah-langkah penyelesaian. “Dihimbau kepada masyarakat Tambrauw agar dalam perekaman bisa dilengkapi dengan persyaratan yang diminta karena ini akan mendukung keakuratan data penduduk yang dikeluarkan dinas,”  tutupnya. [JVN-SF]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *