Soal Pembentukan OPD, Pj Gubernur Harus Bijak dan Adil

Sorong, PbP – Pj gubernur Papua Barat Daya (PBD) Muhammad Musa’ad menyampaikan, saat ini pihaknya tengah melakukan upaya dalam rangka mempercepat dan menstabilkan pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi PBD.

Intelektual Tim Nusantara Zainudin L. Awam, menunjukan dokumen perjuangan pemekaran PBD. FOTO/JOY

Selain proses pemindahan ASN sebagai pelaksana untuk menggerakkan roda pemerintahan, juga akan segera dibentuk organisasi perangkat daerah (OPD) di provinsi PBD. Ada sekitar 22 OPD yang akan dibentuk di Provinsi PBD. Hal ini seturut penuturan Musa’ad dalam rapat kerja kepala daerah se-Provinsi Papua Barat Daya di kota Sorong, Rabu (4/1/2023).

“Totalnya ada 22 OPD, dimana kepala OPD-nya masih berstatus pelaksana tugas (Plt). Sesuai rencana kita, minggu ketiga bulan Januari 2023 semua sudah beres,” ujar Musa’ad.

Menyikapi rencana pembentukan OPD di wilayah Provinsi Papua Barat Daya, Intelektual Tim Nusantara yang tergabung dalam Tim Deklarator Pemekaran Provinsi PBD, Zainudin L. Awam meminta agar pemerintah pusat dan daerah khususnya Pj Gubernur PBD bijaksana dalam melihat aspirasi masyarakat, khususnya tiga unsur yang memperjuangkan pemekaran Provinsi PBD yakni Tim Deklarator, Tim Presidium dan Tim Percepatan.

Diawal penyampaiannya, Zainudin menyebut bawasannya Provinsi PBD tidak hadir begitu saja. Ada cerita perjuangan yang cukup panjang dan melelahkan, yang melibatkan semua unsur didalamnya. Perjuangan pembentukan Provinsi PBD bukan hanya dilakoni satu dua orang atau satu dua kelompok saja, melainkan semua lapisan masyarakat yang ada di 5 kabupaten 1 kota di Sorong Raya ini.

Tim nusantara, sebut Zainudin menjadi tim yang tergabung dalam tim Deklarator Pemekaran Provinsi PBD dibawah pimpinan Andy Asmuruf, SH.,MH. Tim nusantara bersama semua anggota Tim Deklarator telah memberikan kontribusi besar sejak awal perjuangan pemekaran Provinsi PBD sampai saat ini. Tak terhitung pengorbanan yang terurai demi menghadirkan Provinsi PBD.

Namun demikian, ia juga tidak mengesampingkan pihak lainnya yang telah ikut berjuang bersama, termasuk Tim Presidium dibawah pimpinan Yosafat Kambu, dan Tim Percepatan dibawah pimpinan Drs. Ec. Lambert Jitmau, MM. Ketiga tim ini telah memberikan kontribusi nyata sesuai perannya masing-masing.

Melihat sejarah perjuangan tersebut, Zainudin menekankan bahwa hadirnya Provinsi PBD harus bisa memberikan manfaat bagi semua pihak, baik ketiga tim yang telah berjuang maupun pihak-pihak lainnya, karena sejatihnya PBD hadir untuk seluruh masyarakat di 5 kabupaten 1 kota di wilayah Sorong Raya ini.

Termasuk rencana pembentukan OPD, Zainudin meminta agar pemerintah khususnya Pj Gubernur bisa bersikap adil dan bijaksana, demi terciptanya rasa kebersamaan dan keadilan di tanah Papua Barat Daya ini. Penunjukan para kepala OPD harus memperhatikan aspirasi yang datang dari masyarakat, sebagaimana terakomodir dalam tiga tim pemekaran termasuk tim Deklarator.

“Sebagai tim deklarator yang telah berjuang mati-matian menghadirkan provinsi ini, tentu kami sangat mendukung semua kebijakan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan. Namun, dalam hal pembentukan OPD dan penunjukan Plt kepala OPD, kami sangat berharap agar Pj Gubernur bijak dan adil,” ujar Zainudin, saat ditemui di Pasar Remu, Kota Sorong, Rabu (4/1).

Ia menekankan, jatah pimpinan OPD harus dibagi adil kepada tiga unsur yang telah berjuang memekarkan Provinsi PBD, sebagai bentuk penghargaan, sekaligus wujud kebersamaan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi PBD.

“Antara Tim Deklarator, Tim Presidium dan Tim Percepatan harus diberikan jatah secara adil dan proporsional. Sebagai bentuk penghargaan juga kebersamaan kita,” ucap Zainudin.

Ia mengaku secara khusus, pihaknya dari Tim Nusantara, sudah mengusulkan sejumlah nama yang tergabung dalam Tim Deklarator. Nama-nama tersebut sudah diserahkan langsung oleh Ketua Tim Deklarator Andy Asmuruf, kepada Pj Gubernur PBD Muhammad Musa’ad, beberapa hari lalu.

“Didalam Tim Deklarator ada teman-teman yang memenuhi unsur dan kualifikasi untuk menduduki jabatan sebagai pimpinan OPD, termasuk kami di Tim Nusantara. Memang kami sudah menyurat dan daftarnya sudah kami serahkan langsung oleh pak ketua tim deklarator kepada Pj Gubernur. Ada sekitar 8 orang yang kami usulkan, tapi nanti keputusan ada di tangan Pj Gubernur, hanya saja kami berharap ada perwakilan dari Tim Nusantara,” ungkapnya.

Selain pimpinan OPD ia berharap sektor lainnya juga pihaknya harus dilibatkan, sehingga secara bersama-sama bisa memberikan kontribusi dalam mempercepat pembangunan di wilayah Provinsi Papua Barat Daya ini. [JOY]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *