Tingkatkan Potensi Anak Muda, SMAY Latihan Penulisan

Sorong, PbP – Guna merangkul potensi anak muda Sorong khususnya di bidang karya tulis ilmiah, Yayasan Sahabat Muda Adi Yasa (SMAY) mengadakan pelatihan kepenulisan bertempat di lantai dua aula O’Chicken, Minggu (30/8).

Syaiful Maliki selaku pembina SMAY sekaligus Anggota DPR Papua Barat mengatakan SMAY ini,  adalah suatu yayasan yang di persembahkan bagi anak-anak muda untuk bisa menjadi wadah untuk menampung dan menyalurkan potensi ke sesuatu yang positif. Di dalamnya nanti tempat mereka beraktifitas, berkreasi, dan menggali potensi diri masing-masing. Seperti kegiatan-kegiatan serupa yang di adakan seperti penulisan karya ilmiah, karena kebanyakan mahasiswa belum mengerti tentang teknik penulisan.

Dia juga menuturkan agar di sana mereka mencurahkan ide dan gagasan menjadi suatu tulisan yang bagus. Di samping itu juga ada beberapa kegiatan lain seperti pelatihan wirausaha, karena tidak semua mahasiswa yang lulus ini akan tertampung di dunia kerja. Di situlah terciptanya peluang-peluang berinovasi dan berwirasusaha. Supaya bisa mengembangkan potensinya di bidang bisnis, tidak hanya mengharapkan peluang dari PNS.

Selain itu juga ada dana-dana dari dikti untuk mengembangkan aspek wirausaha. Untuk mendukung dan saling berkolaborasi potensi anak muda. Para tutor atau pelatih di dunia kepenulisan ini sendiri di ambil dari para dosen S2 yang sudah berpengalaman dalam penulisan ilmiah.  Karena menurutnya ini, lebih bagus untuk ditularkan kepada mahasiswa untuk mempelajari pengalaman-pengalaman dan kesulitan di lapangan.

Nantinya bisa diceritakan tidak hanya teori semata, bagaimana pengalaman menyusun skripsi dan tesisnya. Di harapkan tidak hanya sampai di sini saja, nantinya akan ada follow up dari yayasan untuk terus berkomunikasi dengan pembina. “Jadi terus membina dengan menggali potensinya masing-masing, mudah-mudahan ini bisa menjadi suatu alternatif dari banyaknya organisasi yang berkecimpung di anak muda. Tapi ini bukan organisasi kemasyarakatan, ini lebih longgar dengan sukarela berkumpul dan berhimpun tanpa aturan-aturan yang mengikat. Kalau di keorganisasian kan harus patuh AD/ART kemudian mengikuti jenjang training dan sebagainya. Nah ini kita tidak, lebih informal”, jelas Syaiful.

SMAY membuka ini untuk seluruh kalangan, nantinya dari mereka akan mengadakan event-event, dari sana nanti bisa bergabung. Selain kepenulisan dan wirasuaha, SMAY juga melakukan kegiatan mengajar membaca dan menulis bagi warga asli Papua. Karena banyak sekali anak-anak kecil yang tidak mengenyam pendidikan dengan baik. Menurutnya mungkin walaupun di sekolah banyak terdaftar, tetapi lebih banyak bolosnya.

“Itu diketahui darimana? Waktu kami mengajar mahasiswa itu banyak sekali yang tidak mempunyai kemampuan tadi dengan baik, kita akui. Itu di akibatkan apa? Karena saya melihat kemampuan belajar mereka di SD, SMP itu terganggu. Kita ada menyebar guru di beberapa lokasi, kemudian kita juga mensuplai buku-buku belajar berupa buku cerita, ilmu pengetahuan, dan sebagainya kepada anak-anak Papua”, tuturnya.

Outputnya yang ingin , diharapkan dari mendirikan yayasan ini, agar pihaknya selaku anggota dewan ingin keberadaannya ada manfaatnya bagi masyarakat terutama kalangan muda. Tetapi bukan dari sisi politik,  tetapi dari pelatihan dan sebagainya.

“Kita tidak bisa terjun langsung tetapi ada lembaga yang menaungi dan konsen serius menangani perkembangan potensi anak muda. Itu latar belakang di dirikannya yayasan ini”, pungkas Syaiful.

Untuk sementara SMAY ini, fokus ke pelatihan dan wirausaha, tetapi ia juga berharap mudah-mudahan tahun depan sudah memiliki sekretariat. Juga dari hasil wirausaha itu ada tempat buat mereka, jadi pihaknya tidak hanya memberikan pelatihan tapi juga membimbing sampai berhasil.  [CR35-SF]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *