Volunteer KBLC, Tenaga Sukarela yang Dituntut Kembangkan Karater Anak

Sorong, PbP – Volunteer, atau sukarelawan yang saat ini mengajar di Kitong Bisa Learning Center (KBLC) Kota Sorong, dituntut harus bisa membentuk dan mengembangkan karakter setiap anak didik yang mereka ajari.

Hal ini disampaikan Rona Patricia Sibarani, kordinator mentoring dan evaluasi KBLC Kota Sorong, saat diwawancara media ini melalui sambungan telepon belum lama ini.

Dia menjelaskan, pembentukan dan pengembangan karakter anak didik, menjadi acuan pembelajaran di KBLC, sehingga mereka melakukan pembekalan terlebih dahulu dalam perekrutan volunteer di KBLC.

Rona Patricia Sibarani

Setiap kegiatan mengajar ilmu pengetahuan, sambungnya, setiap volunteer harus menyempatkan untuk mengajar tentang sikap yang sopan dan berbicara yang santun, dengan cara yang asik dan menyenangkan.

Rona juga menjelaskan, di KBLC belajar bukan hanya sekedar belajar untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, namun kata dia mereka juga memiliki tujuan menjadikan karakter anak didik yang lebih baik dan bijaksana.

“Volunteer atau tenaga sukarelawan ini adalah tenaga yang tanpa dibayar atau digaji. Mereka melakukan pekerjaan sesuai dengan kehendak dan hati nurani mereka, tidak ada paksaan,”ujarnya.

Rona juga mengakui, sampai saat ini banyak orang yang mendaftar sebagai volunteer di KBLC, namun mereka tidak mudah untuk menerimanya, dengan mempertimbangkan jumlah anak didik yang masih sekitar 26 orang, waktu dan keseriusan para pendaftar juga akan menjadi acuan.

Untuk saat ini, berdasarkan keterangan Rona, para volunteer yang ada di KBLC Kota Sorong berasal dari berbagai macam latar belakang pekerjaan. Seperti dosen, guru, hingga para mahasiswa dan mahasiswi. [GUS-HM]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
31

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *