Zakarias Kambu: Kehadiran Kadis PUPR di DPP Golkar Wajar dan Normatif

Sorong, PbP – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sorong Selatan, Zakarias Kambu mengomentari pernyataan Pieters Konjol selaku ketua tim pemenangan Herries Saflembolo yang mengkritisi kehadiran Kepala Dinas PUPR Sorong Selatan Alfius Way, SE.,M.Tr.Ap pada acara konsolidasi Partai Golkar di Jakarta, belum lama ini.

Zakarias, dalam pres release yang diterima media ini menyebutkan bahwa, kehadiran Alfius Way di kegiatan Golkar merupakan hal yang biasa saja, tanpa harus ditanggapi secara berlebihan, oleh pihak manapun.

“Bahwa berkaitan dengan pemberitaan pada media Koreri.com terhadap hadirnya Kadis PUPR Alfius Way,SE, M.Tr.Ap, dalam acara konsolidasi nasional Partai Golkar Sorong Selatan, adalah hal yang wajar dan normatif dan tidak perlu dibangun opini yang berlebihan sebagaimana yang disampaikan oleh saudara Pieters Kondjol yang juga adalah ketua tim pemenangan calon bupati Sorong Selatan saudara Herries Saflembolo,” ucap Zakarias mengawali tulisannya.

Ia menjelaskan, perlu dipahami bahwa esensi dari demokrasi adalah hak untuk memilih dan dipilih ( right to vote and right to be candidate). Hal ini lebih lanjut secara komprehensif diatur dalam pasal 7 undang undang nomor 10 tahun 2016 tentang pilkada, huruf t “bakal calon bupati dan wakil bupati menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai Tentara Nasional Indonesia, kepolisian Negara Indonesia, Anggota Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD), saat mendaftarkan diri ke KPU”.

Serta lebih lanjut diatur dalam pasal 69 ayat 3 KPU nomor 3 tahun 2017 yang menyebutkan bahwa pengunduran diri bakal calon setelah ditetapkan sebagai calon tetap dan masa pengurus surat pemberhentian adalah 30 hari terhitung sejak ditetapkan sebagai calon tetap oleh KPU.

Selaku ketua DPD Partai Golkar, Zakarias menilai bahwa proses ini adalah normatif sebagai mekanisme internal partai Golkar dalam rangka menghadapi agenda nasional dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam pilkada 2024.

Sejalan dengan visi partai Golkar secara nasional telah menang dalam pemilihan legislatif sebagai pemenang kedua secara nasional dan khusus provinsi Papua Barat Daya, Golkar akan memenangkan pemilukada baik provinsi dan kabupaten/kota di Papua Barat Daya.

Kehadiran kadis PUPR, kata Zakarias, mencerminkan diri sebagai warga negara yang mempunyai hak konstitusional untuk dipilih dan memilih dan sebagai figur putra terbaik Sorong Selatan yang akan ikut dalam kontestasi pilkada adalah fair dan normatif.

“Berkaitan dengan penggunduran dirinya akan diproses melalui mekanisme formal yang berlaku, sehingga saudara Pieters Kondjol tidak perlu membangun opini yang tidak mendasar serta beralasan menurut hukum yang membingungkan publik Sorong Selatan,” tegas Zakarias.

Diakhir penyampaiannya, Zakarias menyarankan agar Pieters Kondjol lebih elegan jika fokus mengurus rumah tangga partainya sendiri, ketimbang mengomentari acara konsolidasi Golkar secara nasional dan daerah.

“Golkar optimis untuk kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat Papua Barat Daya, dalam pemilihan kepala daerah baik gubernur maupun bupati dan walikota untuk kesejahteraan rakyat Papua Barat Daya,” pungkasnya. [JOY]

Please follow and like us:
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *