Polda Papua Barat Daya Gelar Sidang Akhir, 30 Casis Bintara Brimob Siap Diberangkatkan ke SPN
Papua Barat Daya,PbP- Tepat pada hari ini, Selasa, 23 Desember 2026, Polda Papua Barat Daya melaksanakan sidang penentuan akhir Calon Siswa (Casis) Bintara Brimob Polri. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mapolda Papua Barat Daya sebagai tahapan akhir dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri.
Sidang penentuan akhir (pantukhir) ini dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat Daya, Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP. Dalam pelaksanaannya, Kapolda didampingi Wakapolda Papua Barat Daya serta Irwasda Polda Papua Barat Daya.
Selain unsur pimpinan Polda, sidang pantukhir tersebut juga dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat Daya serta perwakilan dari MRP Papua Barat Daya. Kehadiran berbagai unsur tersebut sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi.
Sebanyak 30 calon siswa mengikuti sidang pantukhir ini. Para casis tersebut berasal dari enam Polres jajaran yang ada di wilayah hukum Polda Papua Barat Daya, setelah sebelumnya dinyatakan memenuhi syarat administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, dan psikologi.
Dari hasil sidang penentuan akhir, seluruh calon siswa dinyatakan lulus terpilih. Selanjutnya, para casis Bintara Brimob Polri tersebut dijadwalkan akan diberangkatkan untuk mengikuti pendidikan di SPN Sulawesi Selatan pada tanggal 31 Desember 2025.
Dalam arahannya, Kapolda Papua Barat Daya memberikan sejumlah penekanan kepada para casis yang lulus terpilih. Ia meminta agar seluruh casis menjaga kesehatan selama menunggu masa keberangkatan ke tempat pendidikan serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental.
Kapolda juga menegaskan agar para casis tidak mengonsumsi minuman keras yang dapat menimbulkan masalah, tetap bersemangat dalam mengikuti pendidikan, serta senantiasa menjaga nama baik Polda Papua Barat Daya selama menjalani proses pendidikan kepolisian.
Lebih lanjut, Kapolda berharap agar para casis kelak dapat menjadi anggota Polri yang teladan, profesional, dan tangguh dalam menjaga keamanan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelaksanaan pantukhir ini sendiri digelar oleh Biro SDM Polda Papua Barat Daya sebagai penanggung jawab tahapan seleksi.[MPS]
