Pengembangan Desa Wisata Jadi Prioritas Dinas Pariwisata PBD

0
IMG-20260312-WA0050

Kadis Pariwisata PBD, Yusdi N. Lamatenggo

Sorong,PbP – Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Papua Barat Daya menetapkan pengembangan desa wisata sebagai salah satu program prioritas dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat kampung.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya, Yusdi N. Lamatenggo, mengatakan desa wisata menjadi strategi untuk mengembangkan potensi lokal seperti kuliner tradisional, kerajinan tangan, homestay, serta atraksi budaya dan wisata alam.

“Pengembangan desa wisata bertujuan agar kampung-kampung memiliki daya saing sebagai destinasi wisata dan masyarakat bisa merasakan langsung manfaat ekonomi dari sektor pariwisata,” ujar Yusdi di Sorong, Kamis (12/3).

Ia menjelaskan sejumlah kampung di Papua Barat Daya telah menorehkan prestasi di tingkat nasional, di antaranya Kampung Malaumkarta di Kabupaten Sorong yang masuk 50 besar desa wisata nasional, Kampung Masigit yang menembus 21 besar pada 2024, serta Kampung Nanggo di Kabupaten Tambrauw yang meraih penghargaan Harapan II pada 2025.

 

Pada 2026, Disparekraf Papua Barat Daya juga mendorong pengembangan Kampung Sigit di Kabupaten Sorong Selatan dan Kampung Friwen di Kabupaten Raja Ampat sebagai destinasi wisata unggulan.

 

Selain pengembangan desa wisata, dinas juga menjalankan program Gerakan Wisata Bersih serta mendorong digitalisasi sektor pariwisata guna memudahkan wisatawan mengakses informasi dan layanan wisata.

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah berharap sektor pariwisata dapat menjadi salah satu penggerak utama perekonomian di Papua Barat Daya. (CR-30)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *