314 Personel Gabungan Dikerahkan, Polda PBD Amankan Nataru  

0
IMG_20251219_162343

Papua Barat Daya, PbP- Sebanyak 314 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait disiagakan untuk mengamankan perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 di wilayah Papua Barat Daya. Ratusan personel tersebut akan bertugas selama pelaksanaan Operasi Lilin guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

 

Seluruh personel pengamanan akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan pos terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis. Penempatan dilakukan untuk menjangkau wilayah dengan mobilitas masyarakat yang tinggi selama momentum libur Natal dan Tahun Baru.

 

Pengamanan difokuskan pada jalur-jalur rawan, baik jalur darat yang menghubungkan kabupaten satu dengan kabupaten lainnya, maupun objek vital seperti bandara, pelabuhan, dan sejumlah lokasi strategis lain yang berpotensi menimbulkan kerawanan.

 

Selain pengamanan arus mobilitas masyarakat, fokus Operasi Lilin Nataru juga diarahkan pada antisipasi potensi bencana alam. Hal ini menyusul adanya peringatan dari BMKG terkait potensi banjir dan longsor yang masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Papua Barat Daya.

 

Kawasan wisata unggulan seperti Raja Ampat juga menjadi perhatian khusus aparat keamanan. Apabila terjadi gelombang laut tinggi atau cuaca ekstrem, aparat akan melakukan intervensi berupa imbauan kepada masyarakat dan wisatawan agar sementara tidak mengunjungi lokasi wisata tertentu demi keselamatan bersama.

 

Pengamanan juga diprioritaskan pada tempat-tempat ibadah dan pusat keramaian. Aparat gabungan memastikan proses ibadah Natal dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan khidmat tanpa gangguan. Hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama seluruh unsur yang tergabung dalam Operasi Lilin.

 

Dua titik rawan utama yang menjadi fokus pengamanan yakni kegiatan keramaian masyarakat dan pelaksanaan ibadah Natal di gereja-gereja. Bahkan, beberapa ruas jalan akan dilakukan penutupan sementara sebagai bentuk penghormatan kepada umat Nasrani yang melaksanakan ibadah perayaan Natal.

 

Pengamanan di gereja akan dilakukan secara kolaboratif dengan pemuda gereja, mengingat jumlah gereja di Papua Barat Daya cukup banyak. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengamanan berbasis kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

 

Seluruh rangkaian pengamanan diawali dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Dofior Tahun 2025” yang digelar di Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, Jumat (19/12/2025). Apel yang melibatkan Satpol PP, Basarnas, TNI, dan Polri tersebut dipimpin langsung Kapolda Papua Barat Daya, Gatot Haribowo. Apel ditandai dengan penyematan pita operasi kepada personel, serta amanat Kapolda yang menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Nataru merupakan tanggung jawab bersama.

 

Ia juga berpesan agar seluruh personel menjaga kesehatan, keselamatan, dan menjadikan tugas ini sebagai kebanggaan serta ladang ibadah, sembari mengucapkan Selamat Natal kepada seluruh umat Nasrani. [MPS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *