Peletakan Batu Pertama di Tanjung Saoka, Pusat Pelatihan GKI Tanah Papua Resmi Dibangun

0
IMG-20260810-WA0023

Sorong,PbP– Pembangunan Pusat Pelatihan dan Pembinaan Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama di kawasan Pantai Tanjung Saoka, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (10/8/2026).

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung sekitar pukul 10.30 WIT dan dipimpin langsung oleh Ketua Sinode GKI di Tanah Papua. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi GKI dalam memperkuat sarana pembinaan dan pengembangan kapasitas pelayanan gereja di Tanah Papua.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han., Wali Kota Sorong selaku Ketua Panitia, Kepala Kejaksaan Negeri Sorong, Keluarga Lende Mere, serta LMA Keluarga Klawaisa/Keluarga Mubalus.

Peletakan batu pertama ini sekaligus menandai dimulainya pembangunan pusat pelatihan dan pembinaan yang diharapkan menjadi wadah strategis bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan GKI di Tanah Papua.

Pusat pelatihan tersebut nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pembinaan, pelatihan, pengembangan kapasitas, serta penguatan pelayanan gereja. Keberadaannya dinilai penting dalam menjawab kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan di tengah perkembangan masyarakat.

Kehadiran unsur pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh gereja, serta perwakilan masyarakat adat dalam prosesi tersebut menunjukkan adanya dukungan dan semangat kebersamaan dari berbagai elemen dalam pembangunan kehidupan keagamaan di Tanah Papua.

Selain menjadi pusat pembinaan bagi lingkungan gereja, pembangunan fasilitas tersebut juga diharapkan memberikan ruang bagi pengembangan generasi muda. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Pembangunan pusat pelatihan dan pembinaan GKI di kawasan Tanjung Saoka juga diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat peran gereja dalam pembinaan umat. Gereja tidak hanya berperan dalam pelayanan keagamaan, tetapi juga diharapkan terus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kehidupan sosial masyarakat.

Dengan dimulainya pembangunan melalui peletakan batu pertama tersebut, Pusat Pelatihan dan Pembinaan GKI di Tanah Papua diharapkan dapat segera terwujud dan memberikan manfaat luas bagi gereja, generasi muda, serta masyarakat di Tanah Papua sebagai wadah pembinaan, pengembangan kapasitas, dan penguatan pelayanan. [MPS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *