Krisis Air Bersih Melanda Warmon, Yonif TP 806/SI Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

0
IMG_20261006_182511

Masyarakat kampung warmon saat mengantri air bersih bantuan Yonif TP 806/SI. [MPS]

Sorong, PbP – Krisis air bersih yang melanda Kampung Warmon, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi itu sedikit teratasi setelah satu unit mobil tangki air bersih milik Yonif TP 806/SI tiba membawa 5.000 liter air bersih ke kampung tersebut, Selasa (6/10/2026).

 

Kedatangan bantuan air bersih itu langsung disambut warga dengan wajah penuh kebahagiaan. Masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air untuk mandi, mencuci hingga kebutuhan konsumsi langsung mendatangi lokasi penyaluran.

 

Krisis air semakin dirasakan warga selama kemarau panjang. Bahkan, sebagian masyarakat terpaksa memanfaatkan kolam bekas galian alat berat untuk memenuhi kebutuhan air. Kondisi air di lokasi tersebut sangat keruh sehingga tidak layak untuk dikonsumsi.

 

Begitu mobil tangki tiba, warga mulai dari anak-anak hingga orang tua berbondong-bondong membawa ember dan jeriken. Mereka antre untuk mendapatkan air bersih yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

 

Salah satu warga mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. Ia mengatakan, warga Warmon mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sejak kemarau panjang melanda wilayah tersebut.

 

“Kami sangat berterima kasih dengan adanya bantuan ini. Sejak kemarau panjang, kami sangat sulit mendapatkan air bersih,” ujar warga tersebut kepada media ini.

 

Menurutnya, warga sebenarnya memiliki sumur bor. Namun, air yang keluar terasa asin sehingga tidak dapat digunakan untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Warga akhirnya hanya mengandalkan air hujan dan sumber air alternatif di sekitar kampung.

 

“Sebenarnya di kampung ini ada tiga sumur bor dengan kedalam mencapai 200 meter namun airnya asin. Jadi kami di sini hanya mengharapkan air hujan. Tetapi karena hujan tidak kunjung datang, kami hanya mengandalkan bekas galian alat berat yang berada tidak jauh dari kampung,” katanya dengan nada sedih.

 

Ia berharap bantuan air bersih tidak hanya datang dari TNI, tetapi juga mendapat perhatian dari instansi pemerintah maupun pihak lainnya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kemarau masih berlangsung.

 

Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri TP 806/Satya Inyomusi, Letkol Inf Handi Wibowo, S.I.Kom., mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian prajurit terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air bersih. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga Kampung Warmon di tengah kondisi kemarau.[MPS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *