Dirintelkam Polda Papua Barat Daya Rangkul Cipayung Plus Sorong, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Jelang Euforia Piala Dunia 2026
Papua Barat Daya,PbP- Direktur Intelkam Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Angling Guntoro, S.I.K., menggelar silaturahmi bersama organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kabupaten Sorong, Rabu (17/6/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Dome Cafe lantai 2, Jalan Nangka, Kelurahan Malawili, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya itu menjadi wadah mempererat komunikasi antara kepolisian dan kalangan mahasiswa.
Pertemuan yang dimulai pukul 19.00 WIT tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog konstruktif. Kegiatan ini bertujuan membangun sinergi serta memperkuat kerja sama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Sorong dan sekitarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Iptu Hery R. V. Tonenggo, S.H., selaku PS Panit I Subdit IV Ditintelkam Polda Papua Barat Daya. Dari unsur mahasiswa hadir Ketua HMI Kabupaten Sorong-Unimuda Aimas Amir Rumakat, Ketua GMKI Malamoi-Unamin Nasion Krenat, Ketua Cabang GMNI Kabupaten Sorong Selvester Mate, serta Ketua PMKRI Kabupaten Sorong Yeskel Klasuat.
Dalam sambutannya, Kombes Pol. Angling Guntoro menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut adalah menjalin silaturahmi sekaligus membangun kerja sama yang baik antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi mahasiswa yang ada di Kabupaten Sorong.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai mitra kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kolaborasi yang baik antara kepolisian dan mahasiswa diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.
Dirinya menjelaskan bahwa setiap gangguan kamtibmas yang muncul di tengah masyarakat selalu memiliki sebab dan akibat yang perlu dipahami bersama. Karena itu, diperlukan komunikasi yang intensif serta langkah-langkah preventif agar berbagai persoalan sosial tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Dalam kesempatan tersebut, Angling juga menyoroti sejumlah persoalan kamtibmas yang masih menjadi perhatian di wilayah Kota dan Kabupaten Sorong. Beberapa di antaranya adalah meningkatnya kasus pencurian, begal, serta berbagai tindak kriminal lainnya yang meresahkan masyarakat.
Ia berharap apabila terjadi gangguan kamtibmas di kemudian hari, seluruh pihak dapat mengedepankan dialog dan musyawarah dalam mencari solusi. Langkah tersebut dinilai penting agar permasalahan yang terjadi tidak berkembang menjadi situasi yang dapat mengganggu stabilitas keamanan daerah.
Sebagai contoh, Angling menyinggung kasus kecelakaan lalu lintas maupun tindak pidana pembunuhan yang kerap memicu aksi pemalangan jalan oleh kelompok masyarakat tertentu. Menurutnya, tindakan tersebut sering kali berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat dan menciptakan keresahan di tengah publik.
Selain membahas isu keamanan daerah, pertemuan itu juga menyoroti euforia masyarakat dalam menyambut dan merayakan ajang Piala Dunia 2026. Dirintelkam mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk turut memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar merayakan kemenangan tim favorit secara tertib dan tidak berlebihan.
Ia mengingatkan bahwa konvoi maupun perayaan yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas serta kecelakaan di jalan raya. Karena itu, keterlibatan mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan dapat membantu menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama berlangsungnya perhelatan sepak bola terbesar dunia tersebut. [MPS]
