Yakonias Kendi Serukan Kedamaian, Ajak Warga Papua Barat Daya Tetap Bersatu Pasca Tragedi Yahukimo

0
IMG-20260708-WA0047

Tokoh Adat/Kepala Suku Yapen Barat Utara Wilayah Papua Barat Daya, Yakonias Kendi

Sorong, PbP – Tokoh Adat sekaligus Kepala Suku Yapen Barat Utara Wilayah Papua Barat Daya, Yakonias Kendi, mengajak seluruh masyarakat Papua Barat Daya untuk tetap menjaga kedamaian dan persatuan pasca insiden penembakan serta pembakaran pesawat yang menewaskan seorang pilot warga negara Amerika Serikat di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

 

Peristiwa tragis tersebut terjadi di wilayah Desa Balinggama, Kabupaten Yahukimo, dan mengakibatkan pilot bernama Nicholas F. Goselin meninggal dunia. Kejadian itu menjadi perhatian berbagai pihak karena dinilai dapat memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua.

 

Yakonias Kendi menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas insiden yang merenggut nyawa tersebut. Menurutnya, setiap kehilangan nyawa manusia merupakan peristiwa yang menyedihkan dan harus menjadi refleksi bersama untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan.

 

Ia menegaskan bahwa masyarakat Papua selama ini memiliki landasan kuat dalam menjaga kehidupan yang damai melalui nilai-nilai adat dan ajaran agama yang diwariskan secara turun-temurun. Nilai tersebut harus terus dipertahankan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

“Setiap agama mengajarkan tentang kasih, kedamaian, dan penghormatan terhadap kehidupan. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga nilai-nilai tersebut agar tetap menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Yakonias Kendi.

 

Menurutnya, berbagai persoalan yang terjadi hendaknya disikapi dengan bijaksana dan tidak menimbulkan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog, komunikasi, dan semangat persaudaraan dalam menyelesaikan setiap persoalan.

 

Yakonias juga berharap proses penanganan kasus tersebut dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku oleh aparat berwenang. Dengan demikian, proses hukum dapat berjalan secara profesional serta memberikan rasa keadilan bagi semua pihak.

 

Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak jelas sumbernya berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

 

Ia secara khusus mengajak masyarakat Papua Barat Daya untuk tetap menjaga persatuan dan keharmonisan yang selama ini telah terbangun. Yakonias menegaskan bahwa Papua merupakan rumah bersama yang harus dijaga demi terciptanya kehidupan yang aman dan damai bagi seluruh warga.

 

Menutup pernyataannya, Yakonias Kendi menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas daerah. Ia berharap Papua Barat Daya tetap menjadi wilayah yang kondusif sehingga pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik. [MPS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *