Junita Linda Kamuru Sulap HAN ke-42 Jadi Panggung Kreativitas Anak Sorong

0
IMG-20260815-WA0002

Sorong, PbP– Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Sorong masa bakti 2025–2030, Ny. Junita Linda Kamuru, memimpin kolaborasi dan sinergi organisasi perempuan dalam menyukseskan Pagelaran Kita Nusantara dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Acara puncak berlangsung di Malak Ballroom Aimas Convention Center (ACC), Jumat (14/8/2026), dan digagas bersama Pokja Bunda PAUD, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sorong. Kegiatan dikemas dengan berbagai pertunjukan seni, budaya, serta perlombaan yang melibatkan anak-anak dan organisasi perempuan.

Dalam sambutannya, Ny. Junita Linda Kamuru menekankan bahwa peringatan Hari Anak Nasional dan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum penting untuk mengingat bahwa anak-anak merupakan amanah Tuhan sekaligus penentu masa depan bangsa. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab dalam mendukung tumbuh kembang mereka.

“Sesuai tema ‘Anak Bahagia, Indonesia Jaya’, ini mengandung pesan kuat bahwa kita ingin membangun Indonesia yang maju bukan hanya secara fisik dan ekonomi, tetapi juga dengan membentuk generasi yang sehat, cerdas, kreatif, serta percaya diri,” ujar Junita Linda Kamuru.

Menurutnya, membahagiakan anak-anak bukan semata-mata menjadi kewajiban orang tua, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Lingkungan yang positif dan ruang kreativitas dinilai penting untuk membantu anak mengembangkan potensi, karakter, serta keberanian mereka.

Junita juga memberikan pesan motivasi secara langsung kepada anak-anak yang hadir agar tidak takut bermimpi, tekun belajar, serta senantiasa menghormati orang tua dan guru. “Jangan takut bermimpi, mimpi itu gratis. Kalian kelak akan menjadi penerus bangsa menjadi guru, dokter, tentara, bupati, menteri, bahkan Presiden Republik Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, masa depan Indonesia sangat bergantung pada kualitas generasi muda saat ini. “Indonesia yang hebat di masa depan dimulai dari anak-anak yang hebat di masa sekarang,” tambahnya.

Sebagai bagian dari Pagelaran Kita Nusantara, TP-PKK Kabupaten Sorong bersama organisasi gabungan menggelar berbagai kegiatan dan kompetisi edukatif. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah panggung boneka pertama di Kabupaten Sorong yang dihadiri lebih dari 1.500 anak dari kelompok bermain, PAUD, TK hingga SD, serta dilengkapi sesi dongeng interaktif.

Tak hanya panggung boneka, panitia juga menghadirkan Lomba Stand Up Comedy yang diikuti 57 siswa jenjang SMP dan SMA. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah bakat, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri tampil di hadapan publik.

Kemeriahan semakin bertambah melalui Lomba Fashion Show Wastra Batik Papua yang diikuti 33 peserta dari perwakilan ibu-ibu organisasi wanita dan gereja. Para peserta menampilkan busana bernuansa budaya Papua sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan melestarikan kekayaan wastra daerah.

Rangkaian perayaan turut diwarnai berbagai atraksi seni dan budaya, seperti pertunjukan alat musik ukulele, tari kreasi Nusantara, serta penampilan bakat dari siswa TK Pertiwi, TK Pembina, TK Papua Cerdas hingga PKK Distrik Mariat. Beragam penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari anak-anak, orang tua, pendamping, dan tamu undangan.

Bupati Sorong, Johny Kamuru, yang hadir sekaligus menutup secara resmi rangkaian acara, memberikan apresiasi kepada Ny. Junita Linda Kamuru beserta seluruh jajaran organisasi perempuan, tenaga pendidik, dan para orang tua yang telah bersinergi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Yang saya cintai anak-anakku para siswa PAUD hingga SMA yang hadir, serta para orang tua dan pendamping. Saya memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi,” ungkap Johny Kamuru.

Ia menilai ruang kreativitas, seni, dan budaya seperti Pagelaran Kita Nusantara tidak hanya mendukung tumbuh kembang anak, tetapi juga menanamkan rasa percaya diri, nilai kebangsaan, dan semangat kebhinekaan sejak dini di Kabupaten Sorong. Bupati berharap semangat kolaborasi tersebut terus dipertahankan untuk melahirkan generasi Kabupaten Sorong yang sehat, kreatif, berkarakter, dan mampu menjadi penerus bangsa. [MPS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *