Kapolda PBD Tegaskan Berantas Miras Ilegal

0
IMG_20260922_102325

Papua Barat Daya, PbP – Tokoh masyarakat Papua Barat Daya meminta Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Dr. Hengky Haryadi, S.I.K., M.H., memberantas peredaran minuman keras (miras) ilegal yang masih terjadi di wilayah Papua Barat Daya. Mereka menilai pengaruh miras menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya berbagai kasus kriminal di tengah masyarakat.

Permintaan tersebut disampaikan dalam kegiatan coffee morning Kapolda Papua Barat Daya bersama tokoh masyarakat dan insan media di salah satu hotel di Kota Sorong, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat kolaborasi antara kepolisian, tokoh masyarakat dan media dalam menjaga keamanan di Papua Barat Daya.

Para tokoh masyarakat meminta kepolisian meningkatkan pengawasan terhadap peredaran miras, terutama penjualan ilegal yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Mereka juga berharap polisi menindak pihak-pihak yang terbukti menjadi pengedar tanpa pandang bulu.

Menanggapi permintaan tersebut, Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Dr. Hengky Haryadi menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran miras ilegal di wilayah hukumnya. Ia memastikan polisi akan menindak setiap orang yang terbukti terlibat dalam peredaran miras ilegal sesuai hukum yang berlaku.

“Miras akan kita tindak tegas, namun kami berharap dukungan dari para tokoh-tokoh,” tegas Kapolda Hengky.

Hengky mengatakan pemberantasan miras membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama membantu kepolisian memberikan informasi terkait aktivitas peredaran miras ilegal yang terjadi di lingkungan masing-masing.

Kapolda menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang terbukti terlibat dalam peredaran miras ilegal. Menurutnya, penindakan harus berjalan sesuai ketentuan hukum sehingga upaya pemberantasan miras dapat memberikan dampak terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui coffee morning tersebut, Kapolda Papua Barat Daya bersama tokoh masyarakat dan insan media memperkuat komitmen membangun kolaborasi dalam menjaga situasi kamtibmas. Kapolda berharap kerja sama tersebut terus berjalan sehingga berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan, termasuk peredaran miras ilegal, dapat ditangani secara bersama-sama. [MPS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *