Karhutla Klalin 6 Mengganas, Dit Samapta Polda PBD Bergerak Cepat

0
IMG-20261005-WA0033

Anggota Polda Papua Barat Daya saat berjibaku memadamkan karhutla.

Sorong, PbP – Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Papua Barat Daya bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Jalan Petrochina, Klalin 6, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Senin (5/10/2026) sore. Petugas bersama masyarakat berhasil mengendalikan api setelah membakar lahan seluas sekitar 200 x 300 meter persegi.

 

Kebakaran diketahui sekitar pukul 15.00 WIT setelah api terlihat membakar kawasan lahan di sekitar Jalan Petrochina Klalin 6. Mendapat laporan tersebut, personel Dit Samapta Polda Papua Barat Daya melalui Unit Sipammat langsung bergerak menuju lokasi dengan dukungan Unit Patroli dan Subdit Dalmas.

 

Sekitar pukul 15.30 WIT, personel tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan. Kanit Sipammat memberikan arahan kepada anggota serta menentukan langkah pemadaman untuk mencegah kobaran api merambat lebih luas akibat tiupan angin.

 

Petugas kemudian bekerja bersama masyarakat setempat memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Ranting dan kayu digunakan untuk menghambat serta memukul kobaran api, sementara air dan ember dimanfaatkan untuk membasahi titik-titik api.

 

Upaya pemadaman berlangsung selama beberapa jam. Sekitar pukul 18.00 WIT, petugas bersama masyarakat berhasil memadamkan seluruh kobaran api. Setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali, petugas menyatakan situasi di lokasi aman dan terkendali.

 

Kasubbid Pid Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, mengatakan penanganan Karhutla melibatkan personel gabungan. Tim tersebut terdiri dari Unit Sipammat, Unit Patroli Dit Samapta, Subdit Dalmas Dit Samapta, personel Polres Sorong, serta masyarakat setempat.

 

“Berdasarkan penanganan sementara, kebakaran diduga bermula dari aktivitas masyarakat yang membakar sampah. Api kemudian cepat merambat karena kondisi angin cukup kencang,” kata Jenny.

 

Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kobaran api membakar lahan yang diperkirakan mencapai 200 x 300 meter persegi sebelum berhasil dikendalikan oleh petugas bersama masyarakat.

 

Dit Samapta Polda Papua Barat Daya mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas pembakaran lainnya secara sembarangan, terutama ketika kondisi angin kencang. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena api dapat dengan cepat menyebar dan memicu Karhutla.

 

Polda Papua Barat Daya juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan titik api atau kebakaran. Laporan cepat diharapkan dapat mempercepat penanganan sehingga api tidak meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.[MPS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *