PT HIP Buka 1.400 Hektare Kebun Plasma di Kabupaten Sorong

0
IMG-20260331-WA0001

Sorong, PbP – PT Henrison Inti Persada (HIP) memulai pembukaan kebun plasma kelapa sawit di areal perkebunan Jalan Sorong-Klamono, Kilometer 42, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Seremonial pembukaan lahan secara resmi dilaksanakan pada Selasa (31/3/2026)

 

Manager Plasma PT HIP, Cosmas Heru Satmoko mengatakan, pembukaan lahan plasma sawit tersebut merupakan wujud sinergi kemitraan dalam industri pengolahan minyak kelapa sawit yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kebun plasma kelapa sawit. Di mana output terakhirnya adalah meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani plasma dan mengembangkan kebun plasma yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

 

Dikatakan Cosmas, pembukaan lahan plasma tersebut akan dilakukan bertahap, dimulai sejak bulan April 2026 ini. Diawali dengan proses pembibitan hingga perawatan seauai standar.

 

“Pembukaan lahan plasma ini akan dilakukan dalam lima tahap, dimulai dengan menyiapkan bibit hingga perawatan begetasi sesuai standar agronomi,” ungkap Cosmas kepada wartawan.

 

Sementara itu, General Manager (GM) PT Henrison Inti Persada, Kotada Aslam Almuslim menambahkan bahwa, lahan plasma yang akan dikelola tersebut merupakan investasi masa depan. Olehnya itu, pihak perusahaan juga akan serius memberikan pendampingan secara teknis.

 

“Tentu secara teknis akan kami berikan pendampingan serius. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum pendampingan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

 

Menurut Kotada, sinergi dalam membangun kebun plasma memang bukan hal mudah. Sehingga butuh dukungan dari berbagai pihak guna suksesnya program tersebut. Terutama bimbingan pemerintah daerah dan mitra strategis lainnya.

 

Bupati Sorong, Jhonny Kamuru menerangkan, program kebun plasma kelapa sawit bukan sekedar kegiatan ekonomi, melainkan merupakan upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan perekonomian daerah

 

Bupati mengatakan, melalui pola kemitraan kebun plasma ini nantinya para petani bisa memperoleh akses terhadap lahan yang didukung dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan produksi penghubung kebun dengan pabrik. Bukan hanya itu, petani juga memperoleh bibit varietas yang unggul dengan potensi hasil tinggi, sehingga ada kepastian produksi tentu akan lebih baik di masa depan.

 

Ditambahkan Bupati, pendampingan dari tenaga profesional juga dapat membantu meningkatkan kapasitas SDM yang diharapkan mampu membentuk dan mengembangkan koperasi plasma yang kuat dan mandiri.

 

“Melalui upaya ini, perusahaan juga memperoleh mitra yang solid dan berkelanjutan sehingga menjamin keberlangsungan usaha dan memberikan manfaat yang optimal,” imbuh Bupati Johny Kamuru.

 

Bupati berharap, pembukaan kebun plasma tersebut dapat berjalan lancar dan berkesinambungan sehingga tercipta sinergi kemitraan antara perusahaan dan petani plasma di wilayah tersebut. [MPS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *