Pemkab Sorong Siapkan Guru Bahasa Indonesia Berkompetensi Tinggi Demi Pendidikan Berkualitas
Aimas, PbP- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong menggelar kegiatan peningkatan kompetensi khusus bagi guru Bahasa Indonesia tingkat SMA, baik negeri maupun swasta. Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kemampuan pedagogik para guru yang menjadi ujung tombak proses belajar mengajar di sekolah.
Sebanyak 30 guru dari 19 sekolah di Kabupaten Sorong ikut ambil bagian dalam pelatihan tersebut. Para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan terkait penguasaan kompetensi pedagogik yang menjadi salah satu kompetensi wajib guru sesuai dengan Peraturan Dirjen Nomor 26 Tahun 2023. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru mampu meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah masing-masing.
Koordinator Pengawasan Bidang Menengah SMA dan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong, Sunar Yadi, S.Pd., M.Pd., saat membuka kegiatan, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Dinas Pendidikan dalam mendukung peningkatan profesionalisme guru. Ia menegaskan bahwa guru yang memiliki kompetensi pedagogik yang baik akan mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Untuk memastikan pelatihan berjalan optimal, panitia menghadirkan tiga narasumber berpengalaman, yakni dua orang pemateri dari Balai Guru Daerah Papua Barat dan satu orang dari Kementerian Pendidikan Dasar. Mereka menyampaikan berbagai materi penting, di antaranya tentang pembelajaran mendalam (deep learning) serta pembentukan pola pikir (mindset) guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (31/10) hingga Sabtu (1/11), dirancang dengan metode interaktif agar para peserta dapat langsung mempraktikkan teori yang diperoleh. Selain sesi pemaparan materi, pelatihan juga diisi dengan diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi mengajar agar peserta benar-benar memahami konsep yang diajarkan.
Menurut Sunar Yadi, peningkatan kompetensi guru tidak hanya penting untuk memenuhi tuntutan regulasi, tetapi juga sebagai kebutuhan mendasar dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern. Guru diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan kurikulum serta perkembangan teknologi pembelajaran yang semakin dinamis.

Melalui pelatihan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong berharap dapat mencetak guru-guru Bahasa Indonesia yang profesional, berkompeten, dan inovatif dalam mengajar. Dengan demikian, mutu pendidikan di Kabupaten Sorong dapat terus meningkat dan melahirkan generasi muda yang cerdas, kritis, serta berkarakter.
Kompetensi pedagogik adalah kemampuan guru untuk mengelola pembelajaran peserta didik, meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, serta pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh. Ini adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki oleh guru untuk mengajar dan mendidik secara efektif. [MPS]
