24 Tahun Otsus Papua: Kabupaten Sorong Mantapkan Komitmen Membangun dengan Semangat Keadilan dan Kemandirian
upacara peringatan Hari Ulang Tahun Otonomi Khusus (Otsus) Papua ke-24. [MPS]
Aimas,PbP- Pagi ini, halaman Kantor Bupati Sorong menjadi pusat pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Otonomi Khusus (Otsus) Papua ke-24. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat sebagai bentuk refleksi bersama terhadap perjalanan dua dekade lebih kebijakan Otsus di Tanah Papua.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sorong, Sutejo, S.Pd, menjelaskan bahwa tepat 24 tahun lalu, Otonomi Khusus diberikan kepada masyarakat Papua melalui Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 yang bertujuan memperkuat integrasi wilayah Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Undang-undang tersebut kemudian mengalami perubahan melalui Perppu Nomor 1 Tahun 2008 sebagai bagian dari penyempurnaan kebijakan.
Sutejo menegaskan bahwa selama perjalanan implementasi Otsus, evaluasi menyeluruh sangat diperlukan untuk memastikan setiap program benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi Orang Asli Papua (OAP). Evaluasi ini, kata dia, penting dilakukan untuk memperbaiki kelemahan, menguatkan hal-hal yang sudah berjalan baik, serta memastikan anggaran digunakan secara efektif, efisien, dan akuntabel.
Ia juga menyampaikan rasa syukur bahwa berbagai capaian pembangunan telah dirasakan bersama, baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi kerakyatan, maupun pelayanan publik. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa pencapaian tersebut harus terus ditingkatkan agar tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam proses pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Otonomi Khusus sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. “Otsus akan berjalan baik apabila seluruh pihak menjunjung tinggi prinsip sinergi, transparansi, dan tata kelola pemerintahan yang baik,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Sutejo mengajak Pemerintah Daerah, DPRD, lembaga adat, kelompok masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen lainnya untuk berjalan bersama demi kemajuan daerah. Partisipasi aktif masyarakat dianggap sebagai kunci untuk memperkuat pelaksanaan Otsus di Kabupaten Sorong.
Ia juga mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk mengutamakan pelayanan yang transparan, berintegritas, dan berorientasi pada kesejahteraan Orang Asli Papua. Semangat kebersamaan dan rasa memiliki dinilai penting untuk membangun daerah ini secara berkelanjutan.
“Semoga peringatan hari ini menjadi pengingat bahwa masa depan daerah ini ada di tangan kita sendiri. Dengan persatuan, kerja nyata, dan komitmen yang kuat, kita dapat menciptakan perubahan yang semakin baik bagi generasi sekarang maupun mendatang,” ujarnya di hadapan peserta upacara. Tema peringatan tahun ini adalah “Momentum ini menjadi Penguatan bagi Kita Semua untuk Membangun Tanah Papua, Khususnya Kabupaten Sorong, dengan Semangat Kemandirian, Keadilan, dan Kesejahteraan yang Berkelanjutan.”
Upacara tersebut turut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Kabupaten Sorong Mawardi Nur, SM, para kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, serta tamu undangan lainnya. Peringatan Hari Otsus Papua ke-24 ini menjadi penguat komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan di Papua secara terarah, berkeadilan, dan berkelanjutan. [MPS]
