Sorong Bidik Tahun 2030 Stunting Turun Drastis, 2045 Bebas Total

0
IMG_20251202_101208

Aimas, PbP- Wakil Bupati Sorong, Sutedjo, menegaskan pentingnya peran kepala distrik dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sorong. Ia meminta para kepala distrik untuk turun langsung menemui masyarakat, memastikan seluruh program berjalan efektif, dan menggerakkan aparat di tingkat bawah. Menurutnya, langkah ini menjadi kunci agar target besar pemerintah daerah dapat tercapai pada tahun 2030 dan 2045. “Tolong diketikkan kembali, kami berharap tahun 2030 sudah selesai, syukur nanti tahun 2045 Kabupaten Sorong bebas stunting,” ujarnya.

 

Sutedjo juga menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi tujuan utama pemerintah daerah. Untuk itu, ia mendorong kembali penguatan posyandu, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, serta kerja sama lintas sektor di setiap wilayah. Ia menyampaikan bahwa target pemerintah pada tahun 2030 ketika masa kepemimpinan Johny Kamuru dan Sutedjo berakhir adalah menekan angka stunting hingga berada di bawah rata-rata nasional.

 

Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati saat membuka Kegiatan Publikasi Data Hasil Pengukuran Balita dan Review Kinerja Tahunan Stunting Kabupaten Sorong Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel ACC, Selasa (2/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa kerja bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan upaya penanganan stunting.

 

Sutedjo menambahkan, capaian jangka panjang yang ingin diwujudkan adalah Kabupaten Sorong bebas stunting pada tahun 2045. Menurutnya, komitmen yang kuat dan konsistensi pelaksanaan program akan membawa dampak signifikan bagi generasi mendatang. “Dengan harapan tahun 2045 Kabupaten Sorong sudah bebas dari stunting,” tegasnya.

 

Wabup juga kembali mengingatkan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Ia berharap tahun 2030 angka stunting di Kabupaten Sorong benar-benar berada di bawah rata-rata nasional. “Dengan berbagai cara dan peran serta kita sebagai masyarakat, termasuk kepala distrik, mari sama-sama tingkatkan kembali pelayanan untuk mencapai target ini,” katanya.

 

Selain itu, Sutedjo menekankan bahwa kepala distrik memiliki peran strategis dalam memastikan program di lapangan berjalan tepat sasaran. Ia meminta mereka terus aktif mendampingi masyarakat dan memastikan posyandu di setiap kampung berfungsi optimal sebagai garda terdepan pencegahan stunting.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, dan Penggerakan DP3AP2KB Sorong, Jenny Pendek, mengatakan pihaknya bersama seluruh OPD teknis akan bekerja keras menurunkan angka stunting sesuai harapan wakil bupati. Ia memastikan bahwa koordinasi lintas sektor akan diperkuat untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Sorong bebas stunting di masa mendatang. [MPS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *