Hoaks KNPB Beredar di Sorong, Polisi Minta Warga Tak Terprovokasi dan Jaga Kamtibmas
Sorong, PbP- Beredarnya pesan berantai di media sosial yang menyebutkan adanya aktivitas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di wilayah Kabupaten Sorong dan Kota Sorong, menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Informasi yang belum terverifikasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kekhawatiran terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP melalui Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Junov Siregar menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik terhadap informasi yang beredar tersebut.
Menurut Junov, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kebenaran informasi yang tersebar luas di media sosial tersebut. Ia menegaskan bahwa belum ada kepastian apakah pesan berantai itu benar atau tidak.
“Kami belum bisa memastikan apakah pesan itu benar atau tidak. Yang pasti, kami masih mendalaminya,” ujar Junov kepada awak media saat menggelar press release di aula Mapolda Papua Barat Daya, Rabu (25/3/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat dapat berdampak pada terganggunya stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Selain itu, masyarakat diminta untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, khususnya di media sosial. Hoaks atau berita palsu dinilai berpotensi memperkeruh situasi kamtibmas jika tidak disaring dengan baik.
Junov menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan serta penyelidikan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Papua Barat Daya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan masing-masing. [MPS]
