Polri Buka Rekrutmen Akpol 2026, Junjung Prinsip BETAH dan Tanpa Pungli
Papua Barat Daya,PbP-Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka kesempatan bagi generasi muda untuk bergabung menjadi perwira melalui penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas.
Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Anwar, menegaskan bahwa proses rekrutmen ini bertujuan untuk melahirkan calon perwira Polri yang siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Ia menyebut, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.
Pada tahun 2026, Polri membuka kuota sebanyak 300 orang untuk mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian. Kesempatan ini diberikan kepada putra-putri terbaik bangsa yang memenuhi persyaratan dan siap mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Seluruh proses penerimaan dilakukan dengan mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Hal ini dilakukan guna memastikan keadilan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Papua Barat Daya, I Dewa Gde Juliana, menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi di wilayahnya juga mengacu pada prinsip yang sama, yaitu bersih dan transparan.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara objektif tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. Setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing.
“Kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan prinsip BETAH dalam setiap tahapan seleksi. Tidak ada pungutan liar ataupun praktik percaloan dalam penerimaan Akpol,” tegasnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan calon peserta, agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, karena seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan dapat dipantau.
Saat ini, proses seleksi di Polda Papua Barat Daya telah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan tahap pertama dengan jumlah peserta sebanyak 37 orang, terdiri dari 30 calon taruna dan 7 calon taruni. Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh generasi muda yang memiliki integritas, dedikasi, dan semangat pengabdian tinggi untuk menjadi perwira Polri di masa depan. [MPS]
