Gerak Cepat Yonif TP 806/SI Padamkan Kebakaran, Diapresiasi Masyarakat
anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 806/Satya Inyomusi saat berjibaku memadamkan kobaran api. [MPS]
Kabupaten Sorong, PbP- Gerak cepat anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 806/Satya Inyomusi dalam menangani kebakaran lahan warga di SP 3, Jalan Kontener, Kabupaten Sorong, Jumat (21/8/2026), mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.
Masyarakat menilai respons cepat personel Yonif TP 806/SI bersama kendaraan pemadam kebakaran sangat membantu mengendalikan kobaran api yang terus meluas.
Warga mengapresiasi langkah personel yang langsung bergerak setelah menerima laporan adanya kebakaran. Kehadiran anggota di lokasi dinilai penting untuk mencegah api semakin dekat dengan permukiman.
Sejak sekitar pukul 13.20 WIT, api membakar lahan warga. Hingga pukul 16.05 WIT, anggota Yonif TP 806/SI masih berjibaku melakukan pemadaman bersama masyarakat.
Dalam proses pemadaman, anggota menggunakan mobil truk Damkar milik Yonif TP 806/SI. Personel juga bekerja sama dengan warga untuk melokalisasi kobaran api agar tidak semakin meluas.
Salah seorang warga mengungkapkan apresiasi atas respons cepat anggota Yonif TP 806/SI. Menurutnya, tindakan cepat tersebut memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya warga yang permukimannya berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Komandan Yonif TP 806/Satya Inyomusi, Letkol Inf Handi Wibowo, S.I.Kom., mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung mengerahkan puluhan personel beserta kendaraan Damkar menuju lokasi.
“Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa terjadi kebakaran lahan warga. Begitu menerima laporan, puluhan anggota bersama Damkar langsung kami kerahkan ke lokasi,” ujarnya.
Letkol Inf Handi Wibowo juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan karena kondisi kemarau panjang sangat rawan memicu kebakaran. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan api secara sembarangan.
Ia menegaskan, Yonif TP 806/SI akan terus membantu masyarakat dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran. Sementara itu, penyebab kebakaran lahan di SP 3 hingga kini belum diketahui dan masih menunggu informasi lebih lanjut. [MPS]
