Konstituen Gelisah, Wakil Rakyat Diprotes

0
Foto-Res-2-26-2

Sorong, PbP- Kritikan pedas kembali diarahkan masyarakat bagi wakil rakyat yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat Daya (DPR-PBD). Sorotan tajam itu disampaikan salah seorang konstituen ditengah mengikuti kegiatan reses yang dilaksanakan oleh anggota DPR-PBD, Surung H. Sibarani. Di mana dalam kegiatan reses kedua di tahun anggaran 2026, Surung H. Sibarani mengundang sejumlah perwakilan masyarakat baik dari distrik Klaurung, Sorong Timur dan Sorong Utara guna mengikuti kegiatan reses yang dilaksanakan beberapa hari di aula PapuabaratPos.

Saat diberikan kesempatan menyampaikan saran pendapat maupun aspirasi, Bapak Siahaan angkat bicara, dengan tegas mengatakan agar wakil rakyat yang mereka dukung dan berhasil meraih kursi DPR PBD harus memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Terus terang saja, di tengah situasi saat ini, kami sangat membutuhkan perjuangan dari wakil rakyat agar aspirasi kami bisa diperjuangkan. Sudah berapa tahun ini kami belum merasakan keberadaan wakil rakyat yang kami perjuangkan. Jadi kami sangat berharap minimal ada bantuan sosial yang bisa kami rasakan atas perjuangan wakil rakyat yang kami dukung,”ungkap Siahaan.

Merespon kritikan dan usulan dari konstituennya, anggota DPR-PBD, Surung Sibarani mengakui bahwa pihaknya kesulitan memperjuangkan aspirasi masyarakat karena ruang kebijakan fiskal yang tersedia di pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya sangat sempit. “Ya, pasti, kami ini bisa duduk di kursi dewan karena dukungan dari konstituen. Dan tentu, dukungan itu wajib kami harga dengan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat. Cuma karena efisiensi anggaran dari pusat saat ini berpengruh kepada kemampuan keuangan daerah untuk membiaya program dan kegiatan pemerintah. Masalah ini yang membatasi ruang perjuangan aspirasi masyarakat,” aku Surung dihadapan konstituennya.

Saat melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat baik dari sisi fungsi legislasi, fungsi pengawasan dan fungsi anggaran, ungkap  Surung, yang ada dipikiran wakil rakyat itu hanya kepentingan masyarakat. Kemudian  berproses dan berpikir bagaimana agar aspirasi masyarakat yang terima wakil rakyat bisa diperjuangkan dan berhasil.  Anggota DPR-PBD yang terpilih dari Dapil Papua Barat Daya 2 ini yakin bahwa wakil rakyat yang berhasil dalam kontestasi pemilihan legislatif tidak akan lupa terhadap konstituennya. Namun dalam situasi efisiensi anggaran saat ini diharapkan masyarakat bisa bersabar.(MON)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *